Pada sore hari tanggal 16 Mei 2023, di hari terakhir SEA Games ke-32, tim anggar Vietnam "menutup buku" dengan medali emas di nomor sabel beregu putra. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah SEA Games anggar Vietnam meraih emas di nomor ini.
Final Anggar Beregu Putra antara Vietnam (kanan) dan Singapura
Ada saatnya Vietnam (kanan) dipimpin cukup jauh.
Jalan Vietnam menuju final sangat sulit.
Tim anggar putra Vietnam terdiri dari empat atlet: Cao Minh Duyet, Pham Quoc Tai, Nguyen Van Hai, dan Nguyen Minh Quang. Perjalanan tim anggar Vietnam menuju final tidaklah mudah dan mereka berkali-kali menang melalui comeback. Pertama, mereka menang 45-40 atas Thailand di babak kualifikasi. Kemudian, mereka menang 45-43 atas Malaysia dengan skor tipis.
Di final, para atlet terus tampil luar biasa saat sempat unggul atas Singapura 30-17, namun mereka bangkit dan menyamakan kedudukan 30-30, lalu melaju hingga garis finis.
Pedang ini merupakan kombinasi dari saber dan pedang bermata tiga. Gerakannya membutuhkan waktu lebih lama untuk dikuasai daripada saber. Perjalanan kami menuju final sangatlah sulit. Cabang pedang beregu putra selalu sangat sulit bagi kami, persaingannya sangat ketat, bahkan bisa dibilang yang tersulit dari semua cabang. Ini pertama kalinya kami meraih medali emas di cabang ini," ujar pemain anggar Nguyen Minh Quang.
Para pemain berjabat tangan dengan lawan mereka setelah pertandingan final.
Para pelatih sangat gembira karena ini adalah medali emas yang telah mereka nantikan selama 20 tahun.
Sebelumnya, para pemain juga berkompetisi di nomor anggar tunggal putra, tetapi semuanya mengalami kekalahan yang tidak menyenangkan. Hal ini juga menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk berkonsentrasi pada nomor beregu.
"Kami sebelumnya pernah gagal di nomor perorangan, jadi hal ini juga menyebabkan masalah psikologis bagi kami, tetapi kami sudah berlatih bersama sejak lama. Saya telah menekuni olahraga ini selama 16 tahun dan telah berpartisipasi dalam banyak SEA Games, jadi kali ini kami semua sangat bertekad," ujar atlet anggar Pham Quoc Tai.
Ada kalanya tim anggar Vietnam membiarkan lawannya unggul cukup jauh, tetapi tanpa ada yang perlu dipertaruhkan, para pemain anggar Vietnam tetap saling menyemangati untuk tetap tenang secara mental dan terus memupuk harapan.
"Saat kami kalah telak, saya hanya menyemangati rekan satu tim saya untuk terus bermain, apa pun hasilnya nanti," kata pemain anggar Nguyen Minh Quang.
Para pemain anggar saling berpelukan untuk merayakan kemenangan.
Pemain anggar di podium menerima medali
Medali emas pertama Vietnam di tim anggar putra
Pada SEA Games ke-32, tim anggar Vietnam memenangkan total 4 medali emas, berkurang 1 medali emas dibandingkan SEA Games ke-31 di negaranya sendiri. Namun, bagi atlet Vu Thanh An, ia tetap menganggap turnamen ini sangat sukses.
Saya menganggap SEA Games kali ini sangat sukses bagi anggar Vietnam, bukan dari segi jumlah medali emas, melainkan dari segi keberhasilan kami di nomor beregu. Ada beberapa nomor yang harus kami tunggu bertahun-tahun untuk menang. Ini menunjukkan bahwa kami telah membuat kemajuan dan melampaui diri kami sendiri.
Setelah 20 tahun, akhirnya saya meraih medali emas di nomor anggar beregu putra. Ini sungguh kejutan besar. Setelah 20 tahun penantian, kesuksesan datang berkat persiapan yang matang dan profesional serta keberanian luar biasa dari rekan-rekan satu tim saya. Meskipun kami bukan yang terbaik, kami tetap bekerja sama selangkah demi selangkah untuk berkembang, dan saya pribadi sangat terkesan dengan hal itu," ujar Vu Thanh An.
Komentar (0)