Dalam beberapa tahun terakhir, biologi pertanian telah ditempatkan pada posisi yang strategis. Penelitian tentang varietas tanaman tahan kekeringan dan garam, ternak yang beradaptasi dengan perubahan iklim, atau produk biologis untuk menggantikan pupuk kimia dan pestisida tradisional secara bertahap diterapkan dalam praktik.
Bioteknologi membantu petani mengurangi risiko, meningkatkan produktivitas, meningkatkan kualitas produk, dan melindungi lingkungan. Varietas tanaman baru tidak hanya tumbuh subur dalam kondisi sulit, tetapi juga mempertahankan kualitas nutrisi dan cita rasa khas, sehingga berkontribusi pada peningkatan nilai tambah produk pertanian Vietnam.

Salah satu perubahan yang paling nyata adalah munculnya produk biologis dan pupuk organik yang membantu mengurangi ketergantungan pada bahan kimia. Berkat hal ini, lahan terlindungi, lingkungan pedesaan lebih bersih, dan produk pertanian lebih aman. Banyak rumah tangga petani di Provinsi Delta Mekong, Thanh Hoa, dan Nghe An telah mencatat peningkatan produktivitas sebesar 15-30% setelah menggunakan produk biologis, sekaligus mengurangi biaya input berkat berkurangnya penggunaan pupuk kimia.
Namun, agar bioteknologi dapat mencapai efektivitas maksimal, perlu ada koordinasi yang erat antara berbagai pihak: Negara, lembaga penelitian, pelaku usaha, dan petani. Penelitian varietas tanaman, vaksin hewan, atau produk biologis, jika dilakukan sendiri, sulit diterapkan secara luas. Hanya jika dipadukan dengan pelaku usaha yang mampu melakukan komersialisasi, dengan dukungan kebijakan dan pelatihan, bioteknologi dapat "beroperasi di lapangan" dan menciptakan nilai ekonomi yang nyata.
Tak hanya meningkatkan produktivitas dan kualitas, bioteknologi juga membantu petani dan pelaku bisnis memprediksi tren, mengelola risiko, dan mengoptimalkan proses produksi. Berkat solusi data biologis digital, informasi tentang varietas, hama, atau kondisi tanah terus diperbarui, sehingga menyesuaikan pemupukan, irigasi, dan perawatan tanaman secara cerdas, mengurangi limbah, dan meningkatkan efisiensi.
Bioteknologi juga menciptakan peluang bagi petani di daerah terpencil yang kesulitan mengakses pasar besar. Hanya dengan bimbingan teknis dan koneksi dengan pelaku usaha, petani dapat menerapkan solusi biologis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, sehingga dapat berpartisipasi dalam rantai nilai pertanian modern. Berkat hal ini, produk tidak hanya terbatas untuk konsumsi domestik tetapi juga memenuhi standar ekspor, sehingga meningkatkan citra produk pertanian Vietnam.
Bisnis juga telah menyadari manfaat penerapan bioteknologi. Banyak unit telah menerapkan produk mikroba, pupuk organik, dan vaksin biologis dalam produksi, menciptakan produk bersih dan berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional. Bioteknologi tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga membantu mengurangi biaya jangka panjang, melindungi lingkungan, dan meningkatkan reputasi serta nilai merek di pasar.

Penerapan bioteknologi untuk pembangunan pertanian berkelanjutan.
Namun, tantangan masih ada. Vietnam masih kekurangan sumber daya investasi untuk penelitian terapan, infrastruktur terbatas, dan sumber daya manusia berkualitas tinggi belum memadai untuk memenuhi persyaratan transfer teknologi. Kerangka hukum tentang biologi pertanian dan biosafety masih dalam proses penyempurnaan, sehingga penerapan skala besar masih menghadapi banyak risiko. Tanpa mekanisme dukungan pelatihan dan kebijakan insentif bagi pelaku usaha dan petani, bioteknologi sulit mencapai hasil yang diharapkan.
Bioteknologi, jika dikembangkan secara sinkron dan diterapkan dengan tepat, akan membantu pertanian Vietnam beralih dari ketergantungan pada bahan kimia dan alam menuju pertanian yang hijau, berkelanjutan, cerdas, dan adaptif. Hal ini membuka peluang untuk menciptakan produk pertanian yang aman dan berkualitas tinggi, yang berkontribusi pada peningkatan nilai ekspor dan pengembangan ekonomi pedesaan.
Inovasi bioteknologi adalah perjalanan panjang yang membutuhkan konsensus, koordinasi, dan investasi ke arah yang tepat. Namun, setelah berhasil, setiap benih, setiap ladang, setiap rumah tangga dapat menjadi "unit produksi cerdas", yang berkontribusi pada pembangunan pertanian modern, berkelanjutan, dan proaktif.
Sumber: https://mst.gov.vn/doi-moi-cong-nghe-bi-hoc-hy-vong-moi-cho-nong-nghiep-viet-nam-197251130153156641.htm






Komentar (0)