Sayuran bersih menjadi pilihan utama konsumen.-Foto: TP
Mencari sayuran dan umbi-umbian bersih untuk memasak makanan lezat dan aman bagi keluarganya selalu menjadi perhatian Ibu Vo Thi Anh Tuyet, di kecamatan Dong Ha. Ia memilih untuk membeli seikat kangkung dan labu di supermarket Co.opmart Dong Ha dan bercerita: Akhir-akhir ini, karena banyaknya kebingungan antara "sayuran bersih dan kotor" di pasar tradisional, ia beralih ke supermarket untuk membeli bahan makanan.
"Sayuran merupakan makanan pokok yang tak terpisahkan dalam menu sehari-hari keluarga saya. Namun, memilih sayuran dan umbi-umbian yang bersih dan tepat cukup sulit. Saya tidak terlalu peduli dengan harga, saya hanya ingin sayuran tersebut berasal dari sumber yang jelas dan terjamin keamanannya," ujar Ibu Tuyet.
Tak hanya Ibu Tuyet, memilih membeli sayuran bersih juga menjadi perhatian umum para ibu rumah tangga. Menyadari hal ini, banyak koperasi lokal yang berani berinvestasi dalam memproduksi sayuran ini.
Didirikan pada tahun 2019, Koperasi Pertanian Ekologi Dung Na, Komune Dong Trach, saat ini beranggotakan 9 orang, yang berspesialisasi dalam produksi sayuran dan umbi-umbian bersih. Di lahan seluas lebih dari 3 hektar, dalam beberapa tahun terakhir, unit ini telah berinvestasi dalam sistem irigasi, berupaya untuk menanam dan memasok pasar dengan puluhan ton sayuran dan umbi-umbian dari berbagai jenis.
"Kebersihan selalu menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, para anggota selalu mematuhi proses produksi secara ketat untuk memastikan pasokan produk yang paling segar dan aman ke pasar. Selain itu, Koperasi Pertanian Ekologi Dung Na telah berinvestasi dalam sistem dasar rumah kaca dan irigasi otomatis, sehingga berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kualitas produk pertanian," ujar Duong Van Sanh, Direktur Koperasi Pertanian Ekologi Dung Na.
Koperasi Dinas Pertanian Dong Thanh, Kecamatan Dong Ha selalu menerapkan proses penanaman sayuran bersih secara ketat.-Foto: TP
Produksi sayuran bersih di Koperasi Pertanian Ekologi Dung Na dipertahankan sepanjang tahun untuk melayani kebutuhan beberapa taman kanak-kanak, supermarket eceran, dan masyarakat di komune: Dong Trach, Hoan Lao, distrik Dong Hoi, dan selatan Quang Tri .
Mengatasi kesulitan yang disebabkan oleh cuaca atau harga pasar, sayuran dan umbi-umbian bersih dari Koperasi Pertanian Ekologi Dung Na sejauh ini telah menciptakan "posisi" yang solid di hati konsumen dalam konteks makanan kotor yang muncul di mana-mana di pasar; menciptakan lapangan kerja dan sumber pendapatan yang stabil bagi para anggota.
Koperasi Dinas Pertanian Dong Thanh, Distrik Dong Ha, telah lama dikenal dengan model produksi sayurannya yang aman. Berkat pelatihan dan bimbingan tentang cara menanam benih, menggunakan pupuk, dan memberantas hama, 27 rumah tangga anggota koperasi ini kini telah berhasil menerapkan produksi sayuran dan umbi-umbian yang bersih di lahan seluas 95 hektar, termasuk 45 hektar untuk panen musim dingin-semi.
Ibu Ho Thi Quy, salah satu anggota koperasi, mengatakan: “Kami memahami bahwa produksi sayuran bersih tidak hanya menyehatkan konsumen tetapi juga berdampak langsung pada kami, para petani. Oleh karena itu, untuk menanam sayuran dan umbi-umbian bersih, kami harus memastikan bahwa kami mengikuti proses yang telah dilatih.”
Setiap hari, kebun terpadu Koperasi Dinas Pertanian Dong Thanh memasok puluhan ton sayur dan buah bersih ke pasar. Menurut direktur Koperasi, Pham Van Quan, menanam sayur dan buah bersih tidak hanya membutuhkan investasi besar, tetapi juga tekad dan ketekunan petani. Pasalnya, saat ini, sayur dan buah bersih bersaing dengan sayur dan buah yang asal usulnya tidak jelas di pasaran, sebagian karena kebiasaan konsumen.
"Sayuran dan buah-buahan bersih memang tidak terlihat menarik, tetapi harga jualnya lebih tinggi daripada produk serupa yang diproduksi dengan metode konvensional. Belum lagi faktor cuaca yang menjadi faktor penting. Jika cuaca tidak mendukung, masyarakat bisa kehilangan segalanya. Namun, pimpinan koperasi selalu berupaya keras untuk mencapai tujuan memproduksi sayuran dan buah-buahan bersih guna memenuhi kebutuhan dan menjamin kesehatan jangka panjang masyarakat setempat," tegas Bapak Quan.
Diketahui bahwa di seluruh provinsi saat ini terdapat sekitar 30 koperasi yang berspesialisasi dalam budidaya produk pertanian bersih. Meskipun menghadapi kesulitan dan tantangan, produk ini telah dan akan membuka peluang besar bagi pelaku usaha dan koperasi untuk meningkatkan investasi. Sudah saatnya produksi dan perdagangan sayur dan buah bersih mendapatkan perhatian yang semestinya dari masyarakat, untuk menempatkan sayur dan buah bersih pada posisi yang layak demi melindungi kepentingan dan kesehatan konsumen.
Truc Phuong-Quoc Nhat
Sumber: https://baoquangtri.vn/day-manh-san-xuat-va-cung-ung-rau-sach-cho-thi-truong-195598.htm
Komentar (0)