Banyak anak muda dan wisatawan yang datang ke lereng menuju komune Nhon Hai (kota Quy Nhon, Binh Dinh) berlari ke tengah jalan untuk mengambil gambar, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas dan potensi risiko kecelakaan.
Setiap hari, banyak anak muda datang ke lereng komune Nhon Hai untuk mengambil gambar, yang menyebabkan masalah keselamatan lalu lintas - Foto: tangkapan layar
Dalam beberapa hari terakhir, banyak anak muda dan wisatawan berbondong-bondong ke jalan curam di kelurahan Nhon Hai (kota Quy Nhon) untuk memfilmkan dan mengambil foto, bahkan saat lalu lintas sedang padat, sehingga menimbulkan masalah keselamatan lalu lintas.
Tren banyaknya kelompok anak muda yang turun ke jalan untuk berfoto merupakan tren baru yang tengah merebak di media sosial.
Tren ini dimulai ketika anak muda berbondong-bondong ke lereng "Dai Ly" di Tiongkok untuk mengambil foto, kemudian dengan cepat menyebar ke Vietnam, terutama di daerah seperti Ba Ria - Vung Tau dan Kota Dalat (Lam Dong).
Di media sosial, serangkaian foto dibagikan oleh anak-anak muda, beberapa bahkan berdiri dan duduk di tengah jalan, mengabaikan kendaraan yang lewat. Hal ini membuat banyak orang khawatir.
Di Facebook, Luong Hoang Anh berkomentar: "Lereng jalan ini cukup curam. Anak-anak muda terlalu asyik berfoto dan berpose sehingga tidak memperhatikan lingkungan sekitar, yang dapat dengan mudah menyebabkan kecelakaan. Kendaraan yang menuruni lereng tidak punya waktu untuk bereaksi terhadap situasi tak terduga. Saya rasa perlu ada rambu peringatan untuk tidak mengambil foto di area ini."
Kaum muda diundang oleh Polisi Komune Nhon Hai untuk menulis komitmen - Foto: B.D.
Pada sore hari tanggal 17 Februari, Bapak Ngo Quang Hoang, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Nhon Hai, mengatakan bahwa pada tanggal 16 Februari, Polisi Komune mengundang sekelompok anak muda yang mengambil foto dan melakukan pengecekan di lereng di Komune Nhon Hai, yang menyebabkan gangguan lalu lintas. Kelompok pengunjung ini kemudian menulis surat pernyataan untuk tidak mengulangi perilaku tersebut.
Menurut Bapak Hoang, sangat berbahaya bagi masyarakat maupun wisatawan jika sampai tumpah ruah ke lereng untuk mengambil gambar, karena jalan tersebut memiliki kemiringan yang cukup curam dan volume lalu lintasnya pun sangat padat.
"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di lereng ini, yang sangat berbahaya. Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah daerah telah menginstruksikan kepolisian dan satuan pengamanan masyarakat untuk meningkatkan patroli dan mengingatkan kaum muda serta wisatawan," ujar Bapak Hoang.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/dep-trend-dung-giua-duong-doc-chup-anh-tai-quy-nhon-de-ngan-nguy-hiem-20250217171857682.htm
Komentar (0)