Makan makanan yang dimasak dan minum air yang direbus
Liburan adalah masa di mana kasus keracunan makanan meningkat. Untuk mencegah risiko ini, ahli gizi menyarankan untuk memasak makanan hingga matang. Batasi konsumsi makanan mentah untuk menghindari keracunan, yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
Makan lebih banyak serat
Anda sebaiknya mengonsumsi makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran hijau untuk menyeimbangkan nutrisi Anda. Setiap hari, Anda perlu mengonsumsi setidaknya 400-500 gram sayuran dan 200-300 gram buah untuk memenuhi kebutuhan serat esensial tubuh.
Anda harus melengkapi makanan yang kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran hijau untuk menyeimbangkan gizi.
Destinasi yang “kelebihan muatan” menimbulkan risiko keracunan makanan
Selama perjalanan, wisatawan tidak hanya ingin menjelajahi pemandangan, tetapi juga ingin beristirahat dan menikmati hidangan khas setempat. Hal ini membuktikan bahwa bagi wisatawan, kuliner bukan sekadar makan dan minum, tetapi juga menjelajahi dan merasakan keunikan budaya setiap destinasi.
Namun, karena pengolahan dan penjualan di restoran kecil, rumah makan kaki lima, dan pedagang kaki lima, maka masalah keamanan pangan lebih mengkhawatirkan.
Di kawasan wisata , untuk melayani dengan "kapasitas penuh" peningkatan tajam pengunjung selama libur Tet secara umum dan libur 2 September khususnya, banyak restoran dan rumah makan tidak lagi memastikan langkah-langkah kebersihan dan keamanan makanan yang memadai seperti biasa.
Selalu masak makanan hingga matang untuk mencegah keracunan.
Selain itu, menyimpan terlalu banyak makanan juga mengurangi kualitas makanan. Banyak toko makanan kaki lima "musiman" juga menggunakan makanan yang tidak diketahui asal usulnya, proses pengolahannya tidak higienis; makanan mentah dan makanan matang tidak disimpan secara terpisah, sehingga menimbulkan risiko kontaminasi silang. Penjual makanan juga kurang memahami higiene makanan, sehingga mudah menyebabkan keracunan makanan.
Makan dan minumlah secukupnya dan dalam jumlah yang cukup.
Banyak orang sering makan sembarangan dan tidak mengontrol asupan makanan mereka selama liburan, sehingga tubuh mereka rentan terhadap masalah kesehatan. Makanan yang mengandung banyak gula dan lemak dapat dengan mudah menyebabkan kenaikan berat badan dan kelelahan.
Makan makanan segar
Banyak orang sering menyimpan makanan di lemari es agar mudah diolah, sehingga makanan tersebut kehilangan nilai gizinya dan menjadi kurang gizi. Oleh karena itu, Anda sebaiknya memilih makanan segar untuk diolah.
Tingkatkan konsumsi hidangan yang direbus, dikukus, dan disemur, serta batasi hidangan yang digoreng, dipanggang, dan dibakar karena lemaknya akan menumpuk terlalu banyak. Batasi konsumsi minuman kaleng yang mengandung banyak gula dan minuman berkarbonasi, dan tingkatkan konsumsi jus buah segar alami.
Source: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/dieu-ai-cung-can-ghi-nho-khi-di-an-uong-dip-nghi-le-2-9-172250827231049249.htm
Komentar (0)