Infografis di Koran Elektronik Long An
“Bercerita” dengan infografis
Dalam jurnalisme modern, sebuah karya jurnalistik memiliki banyak cara untuk menyampaikan informasi, selain teks, gambar, video , audio, dan grafis. Dalam banyak kasus, "bercerita" dengan video atau grafis lebih menarik dan efektif daripada karya jurnalistik tradisional yang hanya berisi teks dan gambar.
"Infografis adalah kombinasi teks ringkas, ilustrasi, bagan, diagram, dll. dengan warna yang hidup, menarik, dan mudah dipahami. Infografis dalam jurnalisme tidak hanya menyajikan data, tetapi juga memiliki kemampuan untuk "menceritakan kisah" secara logis, membantu pembaca memahami informasi dengan mudah," ujar Wakil Kepala Departemen Surat Kabar Elektronik - Konten Digital (Surat Kabar Long An dan Stasiun Radio dan Televisi) - Nguyen Dang Chau.
Infografis dapat berdiri sendiri sebagai pengganti artikel yang panjang, tetapi tetap memastikan informasi yang cukup bagi pembaca. Infografis juga digunakan untuk mengilustrasikan artikel, sehingga karya pers lebih mudah dipahami dan presentasinya lebih menarik. Infografis yang dirancang dengan indah dan kreatif dapat membantu pembaca menerima informasi dengan cepat. Infografis digunakan baik di media cetak, elektronik, maupun televisi. Khususnya, infografis banyak digunakan di surat kabar elektronik sebagai cara yang efektif dan penting untuk menyampaikan informasi.
Ledakan informasi seiring perkembangan jejaring sosial merupakan peluang yang menguntungkan bagi pers untuk berbagi informasi secara ringkas, menarik, dan akurat. Hal ini membantu memperluas jangkauan pembaca dan meningkatkan efektivitas propaganda lembaga pers. Berkat kejelasan dan kemudahan pemahamannya, infografis membantu pembaca, mulai dari pelajar, pekerja, hingga lansia, untuk mengakses dan memahami informasi.
Mungkin banyak pembaca masih ingat bahwa selama pandemi Covid-19, banyak surat kabar menggunakan infografis tentang jumlah infeksi, jumlah kematian, langkah-langkah pencegahan penyakit, proses vaksinasi, dan sebagainya. Dengan demikian, pembaca dapat dengan mudah mengakses informasi dengan cepat, akurat, dan efektif daripada duduk berjam-jam mendengarkan dan membaca laporan dan artikel yang sederhana.
Infografis dalam jurnalisme modern
Menurut Tn. Huynh Manh Khang, grafis tidak hanya menyajikan data dengan indah tetapi juga mengubah informasi menjadi sebuah cerita.
Tren peralihan pembaca ke platform digital semakin kuat, dan grafis informasi telah menjadi "senjata" untuk meningkatkan daya tarik karya jurnalistik. Saat ini, dalam banyak karya jurnalistik, terutama berita investigasi, artikel dengan banyak data, ... grafis informasi sintetis lebih banyak digunakan. Beberapa agensi pers besar juga membangun halaman data atau bekerja sama dengan tim desain untuk menghasilkan grafis informasi yang mendalam.
Surat Kabar Long An dan Stasiun Radio dan Televisi baru-baru ini telah merancang banyak grafis informasi tentang hasil implementasi resolusi, arahan, rencana, dll. dari Komite Partai Provinsi, Dewan Rakyat, dan Komite Rakyat Provinsi berdasarkan periode triwulanan, tahunan, semesteran, atau penuh. Selain itu, acara-acara provinsi seperti Bulan Buruh, Bulan Aksi untuk Anak, Bulan Keselamatan Lalu Lintas, dll. juga telah "divisualisasikan" melalui grafis, yang berkontribusi pada peningkatan efektivitas kerja propaganda lembaga pers.
Bapak Huynh Manh Khang, teknisi desain grafis (Surat Kabar Long An dan Stasiun Radio dan Televisi), berbagi: “Menciptakan infografis berkualitas tinggi membutuhkan banyak waktu dan upaya. Infografis tidak hanya menyajikan data tetapi juga mengubah informasi menjadi sebuah cerita, sehingga mudah dipahami dan diingat oleh pembaca. Ketika ditugaskan untuk mendesain infografis, pertama-tama saya harus melihat genre infografis tersebut agar dapat memvisualisasikan tata letak desain yang logis.”
Analisis data, penyaringan, pemrosesan, dan sintesis informasi merupakan langkah-langkah penting dalam proses desain grafis. "Desainer harus memahami informasi yang ingin disampaikan agar dapat memilih bentuk ekspresi yang tepat, menghindari situasi hanya berfokus pada memperindah bentuk sambil mengabaikan keakuratan informasi. Selanjutnya adalah tahap pengumpulan dan perancangan gambar statis dan dinamis sesuai dengan kontennya. Selama proses desain, saya selalu memberikan perhatian khusus pada elemen fon, ukuran, dan warna yang sesuai dengan objek yang ditampilkan pada produk grafis," tambah Bapak Khang.
Baru-baru ini, tim teknis Surat Kabar Long An, Stasiun Radio dan Televisi telah menciptakan banyak produk grafis informasi yang indah dan menarik, yang memenuhi selera pembaca.
Menurut Ibu Nguyen Thuy Quynh, teknisi desain grafis (Surat Kabar Long An dan Stasiun Radio dan Televisi), mendesain grafis informasi dalam jurnalisme ibarat "menceritakan sebuah kisah" dengan gambar, ilustrasi, simbol, bagan, diagram, dan sebagainya. Desainer grafis tidak hanya menguasai perangkat lunak dan berpikir visual, tetapi juga memiliki pola pikir jurnalistik untuk merancang produk yang indah dan menarik yang memenuhi kebutuhan pembaca.
Dalam arus transformasi digital jurnalisme, grafis informasi menjadi tren yang tak terelakkan, membantu jurnalis tidak hanya menyampaikan berita dengan lebih baik, tetapi juga membangkitkan lebih banyak emosi, menyentuh hati pembaca. Oleh karena itu, jurnalis tidak hanya harus menjadi penulis yang baik, tetapi juga harus mampu mengolah dan menganalisis data serta memiliki pola pikir "visualisasi" dan "visualisasi".
Hong Chau
Sumber: https://baolongan.vn/do-hoa-thong-tin-trong-bao-chi-xu-the-tat-yeu-a197350.html
Komentar (0)