Rabiot dan Rowe memiliki konflik yang serius. |
Menurut RMC Sport , Marseille mengambil keputusan sulit ketika Rabiot dan Rowe menimbulkan keributan di ruang ganti setelah kalah 0-1 dari Rennes di laga pertama Ligue 1 2025/26. Pertengkaran yang bermula dari kata-kata, meningkat menjadi ancaman verbal, dan Rowe bahkan menampar Rabiot, membuat situasi menjadi kacau.
Rekan satu tim dan staf Marseille, termasuk pelatih Roberto De Zerbi dan direktur sepak bola Medhi Benatia, harus turun tangan untuk mencegah insiden tersebut menjadi konflik yang lebih serius.
Namun, masalahnya bukan hanya terkait konflik antara Rabiot dan Rowe. Beberapa pemain kunci Marseille lainnya seperti Leonardo Balerdi dan Pierre-Emile Hojbjerg juga mengkritik sikap beberapa rekan setimnya, sehingga menimbulkan reaksi negatif di ruang ganti.
Kekalahan 0-1 dari Rennes menjadi peringatan dini bagi Marseille, tim dengan ambisi tinggi untuk musim Ligue 1 2025/26. Pada 16 Agustus, gol penentu Ludovic Blas di menit ke-90+1 membuat tim asuhan Roberto De Zerbi pulang dengan tangan hampa, meninggalkan banyak penyesalan karena mereka memiliki pemain tambahan sejak menit ke-31. Suasana di Marseille saat ini sangat buruk, karena klub tersebut membuka musim dengan kekalahan.
Sumber: https://znews.vn/doi-cua-greenwood-roi-loan-post1578040.html
Komentar (0)