Tuan Y Luyen Nie Kdam, seorang etnis Ede, berusia 80 tahun tahun ini, mantan Sekretaris Komite Partai Provinsi Dak Lak , mantan Wakil Ketua Dewan Etnis Majelis Nasional ke-10... selalu menjadi orang yang bergengsi di komunitas etnis Dataran Tinggi Tengah.
Rumah Bapak Y Luyen terletak di seberang kantor pusat Komite Rakyat Komune Ea Tieu, Distrik Cu Kuin – salah satu dari dua kantor pusat komune yang diserang dan dirusak oleh sekelompok orang berbahaya pada dini hari tanggal 11 Juni. Segera setelah kejadian tersebut, Bapak Y Luyen menceritakan banyak hal.
"Ini kejahatan besar, patut dikutuk. Mereka hanya tahu cara membunuh orang, tetapi tidak tahu cara memecah belah solidaritas rakyat yang besar. Argumen bahwa rakyat terpecah belah dan terfragmentasi... itu salah, tidak seperti itu," tegas mantan Sekretaris Komite Partai Provinsi Dak Lak, Y Luyen Nie Kdam.
Berdasarkan pengalamannya selama ini memberikan perhatian khusus terhadap isu-isu etnis di Dataran Tinggi Tengah pada umumnya dan Dak Lak pada khususnya, Bapak Y Luyen Nie Kdam mengatakan bahwa insiden tersebut cukup mengejutkan pemerintah dan rakyat.
Saya menasihati Anda untuk tidak mendengarkan atau mengikuti orang jahat. Anda dapat bekerja dan berproduksi dengan tenang…. Anda tidak boleh mendengarkan, mempercayai, atau mengikuti hasutan dan godaan dari mereka yang menghasut dan memecah belah blok persatuan nasional yang besar.
Semua tingkatan dan sektor harus memperkuat kerja propaganda dan mobilisasi bagi rakyat dan rekan senegaranya; jelaskan kepada rakyat bahwa aksi yang terjadi belakangan ini tidak baik dan sangat membahayakan," ujarnya.
Menurut Tn. Y Luyen, pihak berwenang di semua tingkatan perlu lebih lanjut menggalakkan pendidikan ideologi di kalangan masyarakat.
"Kami saling menasihati untuk bersatu, melawan segala konspirasi dan tipu daya kekuatan musuh, melawan rayuan dan distorsi. Rakyat kami peduli dengan isu pertanian, kami harus peduli dengan pendidikan massal. Itu penting," ujar mantan Sekretaris Komite Partai Provinsi Dak Lak, seorang tokoh terkemuka di komunitas suku di Dataran Tinggi Tengah.
Merujuk pada insiden yang terjadi pada dini hari tanggal 11 Juni, Ibu H'Kim Hoa Byă - Ketua Komite Mobilisasi Massa Komite Partai Provinsi Dak Lak, mengatakan: "Pihak berwenang di semua tingkatan telah, sedang, dan akan secara aktif memobilisasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam produksi dan bisnis guna meningkatkan kualitas hidup agar mereka tidak dimanfaatkan, dibujuk, atau dibujuk oleh orang jahat..."
Saya telah perintahkan kepada panitia penggerak massa di tingkat kabupaten/kota agar secara berkala mencermati dan menangkap pikiran, perasaan dan aspirasi rakyat, sehingga dari situ dapat diperoleh arahan dan solusi untuk memberikan masukan kepada Komite Tetap Partai Daerah Tingkat I agar mengambil kebijakan yang dapat menyejahterakan rakyat, membantah dalil-dalil palsu dari kekuatan-kekuatan yang menghasut dan mengambil keuntungan dari golongan minoritas.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)