Pasal 2, Pasal 12 Keputusan No. 52/2024/ND-CP (berlaku mulai 1 Juli 2024) mengatur penanganan saldo saat penutupan rekening pembayaran sebagai berikut:
a) Pembayaran dilakukan berdasarkan permintaan pemegang rekening pembayaran atau berdasarkan perjanjian sebelumnya antara pemegang rekening pembayaran dan penyedia layanan pembayaran; dalam hal pemegang rekening adalah orang yang tidak cakap melakukan perbuatan perdata, orang yang memiliki kesulitan dalam kognisi atau pengendalian perilaku, atau orang dengan keterbatasan cakap melakukan perbuatan perdata, pembayaran dilakukan berdasarkan permintaan perwakilan sah atau wali sesuai dengan ketentuan hukum perdata; atau pembayaran dilakukan kepada ahli waris atau wakil ahli waris yang sah dalam hal pemegang rekening pembayaran adalah orang perseorangan yang meninggal dunia atau dinyatakan meninggal dunia;
b) Pembayaran sesuai dengan keputusan instansi yang berwenang sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan;
c) Menangani sesuai dengan ketentuan hukum dalam kasus di mana penerima manfaat sah atas saldo di rekening pembayaran telah diberitahu tetapi tidak datang untuk menerimanya.
Dengan demikian, penanganan saldo saat penutupan rekening pembayaran mulai Juli 2024 diatur sebagaimana di atas.
Kasus pemblokiran rekening pembayaran sejak 1 Juli 2024
Keputusan No. 52/2024/ND-CP mengatur pembukaan dan penggunaan rekening bank dan menentukan kasus-kasus di mana rekening pembayaran nasabah akan dibekukan.
Secara khusus, saldo rekening bank dibekukan sebagian atau seluruhnya berdasarkan perjanjian sebelumnya antara pemegang rekening pembayaran dan penyedia layanan pembayaran atau atas permintaan pemegang rekening.
Yang kedua, apabila ada keputusan tertulis atau permintaan dari instansi yang berwenang sebagaimana ditentukan.
Ketiga, ketika penyedia layanan pembayaran menemukan kesalahan atau kekeliruan saat mengkredit rekening nasabah atau melakukan permintaan pengembalian dana dari penyedia layanan transfer uang karena kesalahan atau kekeliruan dibandingkan dengan perintah pembayaran pengirim setelah mengkredit rekening pembayaran nasabah. Jumlah yang diblokir di rekening pembayaran tidak boleh melebihi jumlah kesalahan atau kekeliruan tersebut (3).
Kasus keempat adalah apabila terdapat permintaan pemblokiran oleh salah satu pemegang rekening pembayaran bersama, kecuali dalam kasus terdapat perjanjian tertulis sebelumnya antara penyedia layanan pembayaran dan pemegang rekening pembayaran bersama.
Keputusan No. 52/2024/ND-CP menetapkan bahwa penghentian pemblokiran rekening pembayaran dilakukan:
- Sesuai dengan perjanjian tertulis antara pemegang rekening pembayaran dan penyedia layanan pembayaran;
- Apabila telah ada keputusan penghentian blokade oleh instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
- Kesalahan dan kekeliruan dalam pembayaran transfer uang sebagaimana dimaksud pada poin 3 di atas telah teratasi.
- Atas permintaan untuk mengakhiri pemblokiran oleh semua pemegang rekening pembayaran bersama atau atas perjanjian tertulis sebelumnya antara penyedia layanan pembayaran dan pemegang rekening pembayaran bersama.
Peraturan Pemerintah ini secara tegas menyatakan bahwa penyelenggara jasa pembayaran, pemegang rekening pembayaran, dan instansi yang berwenang, apabila secara melawan hukum melakukan pemblokiran atau meminta pemblokiran rekening pembayaran, yang mengakibatkan kerugian bagi pemegang rekening pembayaran, wajib memberikan ganti rugi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, Keputusan No. 52/2024/ND-CP juga secara jelas mengatur bahwa penutupan rekening pembayaran dilakukan apabila:
- Pemilik akun pembayaran telah meminta dan sepenuhnya melaksanakan semua kewajiban terkait dengan akun pembayaran;
- Pemegang rekening pembayaran adalah individu yang telah meninggal dunia atau dinyatakan meninggal dunia;
- Organisasi memiliki rekening pembayaran yang telah berhenti beroperasi sesuai dengan ketentuan hukum;
- Pemilik rekening pembayaran melanggar perbuatan terlarang yang berkaitan dengan rekening pembayaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dan Pasal 8, Keputusan 52/2024/ND-CP.
- Kasus-kasus yang tunduk pada persetujuan tertulis sebelumnya antara pemegang rekening pembayaran dan penyedia layanan pembayaran;
- Kasus lain sebagaimana ditentukan oleh undang-undang.
Peraturan di atas berlaku mulai 1 Juli 2024.
Minh Hoa (t/h)
[iklan_2]
Sumber: https://www.nguoiduatin.vn/dong-tai-khoan-thanh-toan-ma-con-so-du-trong-tai-khoan-xu-ly-the-nao-a669252.html
Komentar (0)