Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di kisaran $105.000/BTC, menarik perhatian khusus. Banyak pakar memperkirakan harga mata uang kripto ini dapat mencapai $200.000 sebelum akhir tahun ini, setara dengan peningkatan hampir 90% hanya dalam enam bulan.
Mungkin terdengar “terlalu muluk”, tetapi pada kenyataannya, harga ini dapat tercapai berkat dua faktor utama: pasokan yang semakin langka dan permintaan yang kuat dari investor institusional.
Kelangkaan pasokan - faktor kenaikan harga yang berkelanjutan
Mekanisme halving jaringan Bitcoin (pengurangan separuh imbalan bagi penambang) menyebabkan jumlah koin baru yang diciptakan menurun drastis setiap empat tahun. Sejak halving terakhir pada April 2024, jumlah koin yang diterbitkan setiap tahun telah menurun dari sekitar 328.500 menjadi sekitar 164.000 koin.
Saat ini, lebih dari 19,9 juta koin dari batas 21 juta telah ditambang. Ini berarti pasokan Bitcoin hanya meningkat kurang dari 0,8% per tahun dan akan semakin berkurang setelah halving berikutnya pada tahun 2028. Kelangkaan ini membuat investor cenderung membeli lebih awal sebelum harga melonjak tinggi.

Sejumlah kecil pasokan bitcoin baru menghadapi gelombang permintaan yang besar (Foto: Getty).
Uang institusional “menyedot” bitcoin
ETF Bitcoin kini telah menarik total lebih dari $46 miliar, dengan arus masuk bersih sebesar $1,8 miliar hanya dalam enam hari pada pertengahan Juni. ETF, perusahaan tercatat, dan investor institusional memegang sekitar 6% dari total pasokan Bitcoin yang beredar. Diperkirakan 360.000 koin, dengan harga sekitar $105.000 per BTC, telah ditarik dari pasar — lebih dari dua tahun penerbitan baru.
Jika modal terus mengalir masuk, bahkan hanya setengah dari laju saat ini, pasokannya bisa berkurang 2-3% lagi pada tahun 2026. Karena jumlah orang yang bersedia menjual menurun drastis sementara daya beli tetap tinggi, harga bitcoin kemungkinan akan terdorong naik secara alami tanpa perlu demam spekulasi.
Dukungan Makroekonomi: Inflasi mereda, kejelasan hukum semakin jelas
Faktor makro juga mendukung momentum bullish bitcoin.
Di AS, inflasi inti turun ke level terendah sejak 2023 pada bulan Mei. Federal Reserve telah mempertahankan suku bunga acuan sejak Maret dan banyak investor yakin akan memangkas suku bunga akhir tahun ini. Dalam kondisi suku bunga rendah, aset-aset langka yang tidak memberikan imbal hasil seperti Bitcoin menjadi lebih menarik bagi investor.
Pada saat yang sama, kerangka hukum untuk mata uang kripto di Eropa semakin jelas. Uni Eropa (UE) telah mulai memberikan lisensi kepada bursa-bursa utama berdasarkan regulasi MiCA sejak pertengahan Juni. MiCA (Markets in Crypto-Assets) adalah kerangka hukum komprehensif yang dikeluarkan oleh Uni Eropa untuk mengatur pasar aset kripto, termasuk Bitcoin.
Ini merupakan langkah penting yang membuka jalan bagi dana pensiun dan investor institusional di Eropa, yang sebelumnya ragu-ragu, untuk berani memasuki pasar.
Risiko potensial
Namun, perjalanan menuju $200.000/BTC tidak akan mudah. Guncangan geopolitik , seperti meningkatnya ketegangan di Timur Tengah atau Asia, atau kebijakan perdagangan AS yang tidak dapat diprediksi, dapat memicu gelombang pelarian dari aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Selain itu, risiko regulasi masih menjadi "titik buta" utama di AS. Regulasi perpajakan dan penyimpanan kripto masih dibahas di Kongres AS. Jika undang-undang yang tidak menguntungkan disahkan, aliran modal ke ETF dapat memperlambat atau meningkatkan biaya investasi, sehingga mengurangi permintaan.
Mencapai $200.000/BTC - Ambisius tapi Bisa Dilakukan
Kecuali terjadi guncangan besar, banyak analis yakin target Bitcoin senilai $200.000 pada tahun 2026 sepenuhnya realistis. Jika ETF terus menarik sekitar $50 miliar sebelum akhir tahun ini, mereka akan menarik sekitar 475.000 koin dari pasar, setara dengan penerbitan baru selama lebih dari 3 tahun.
Jadi, meskipun tidak mencapai $200.000 pada tanggal tertentu, bitcoin tetap terbukti semakin menarik bagi investor jangka panjang. "Yang penting bukan apakah harga akan mencapai level tertentu pada waktu tertentu, tetapi apakah Anda yakin dengan nilai bitcoin dalam jangka panjang," kata Motley Fool.
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/dong-tien-lon-do-vao-bitcoin-gia-co-the-can-moc-200000-usd-20250623123748876.htm
Komentar (0)