Perjalanan untuk menaklukkan pintu masuk gua
Terletak di sebuah gunung tinggi di daerah Thung Nham, distrik Nam Hoa Lu, provinsi Ninh Binh, Gua Vai Gioi merupakan destinasi spiritual dan geologis yang unik. Untuk mencapai pintu masuk gua di ketinggian 100 meter, pengunjung harus menaklukkan tantangan pertama: menaiki 439 anak tangga batu yang berkelok-kelok di lereng gunung. Perjalanan ini bukan hanya ujian fisik, tetapi juga batu loncatan untuk mempersiapkan diri menghadapi penemuan-penemuan menakjubkan di dalamnya.

Jelajahi tiga alam di dalam gunung
Melewati pintu masuk gua yang kecil dan sempit, terbentanglah ruang luas seluas sekitar 5.000 meter persegi, berisi dunia stalaktit berkilauan yang berasal dari abad ke-10. Yang membedakan Gua Vai Gioi adalah tiga lantainya yang terpisah, melambangkan tiga alam menurut kepercayaan masyarakat: Bumi, Neraka, dan Surga.

Lantai "Bumi": Dunia Biasa
Tepat setelah pintu masuk gua terdapat lantai "Bumi". Tempat ini memiliki banyak stalaktit dengan permukaan yang relatif datar, membangkitkan gambaran kehidupan sehari-hari yang sederhana. Inilah ruang pembuka untuk perjalanan penemuan yang lebih dalam ke dalam tanah.

Lantai "Neraka": Perjalanan ke Dunia Bawah
Dari lantai "Bumi", jalan setapak mengarah ke lantai "Neraka". Suasana di sini menjadi lebih dingin dan gelap, diselimuti kegelapan. Pengunjung akan menemukan stalaktit dengan bentuk-bentuk misterius, yang dikaitkan dengan legenda seperti takhta Hades, jembatan Nai Ha, atau pedang kematian, yang secara gamblang menggambarkan dunia 18 tingkat neraka.

Lantai "Surga": Negeri Dongeng
Kembali ke pintu masuk gua, sebuah tangga besi dengan 88 anak tangga curam akan mengarah ke lantai "Surgawi". Lantai ini dianggap sebagai surga suci dengan stalaktit tak terhitung jumlahnya yang melambangkan nirwana, bodhisattva, dan surga. Keistimewaan paling istimewa di sini adalah gerbang surgawi yang mengarah ke luar, membuka pemandangan panorama seluruh lembah hijau di bawahnya.

Mahakarya stalaktit milenium
Gua Vai Gioi tak hanya spiritual, tetapi juga museum geologi alami. Stalaktit-stalaktitnya, yang terbentuk selama ribuan tahun, telah menciptakan beragam bentuk, mulai dari pohon, guci beras hingga jejak yang menyerupai gigi hewan dan fosil tulang ikan, yang merangsang imajinasi pengunjung.



Dahulu, tempat ini merupakan tempat penduduk ibu kota kuno Hoa Lu mendirikan altar untuk memuja langit dan memohon cuaca yang baik serta panen yang melimpah. Kini, Gua Vai Gioi telah menjadi destinasi wisata yang menarik, memikat pengunjung dengan keindahan susunan stalaktitnya serta kisah-kisah historis dan spiritual yang terkait dengan ibu kota kuno tersebut.

Sumber: https://baodanang.vn/dong-vai-gioi-ninh-binh-hanh-trinh-qua-ba-coi-dia-nguc-tran-gian-3311873.html






Komentar (0)