
Para terdakwa antara lain: Nguyen Hoang Phuc Huy (lahir tahun 2007, bertempat tinggal di bangsal Hoa Khanh), Nguyen Van Diem (lahir tahun 2007, bertempat tinggal di bangsal Lien Chieu), Tran Van Truong (lahir tahun 2006, bertempat tinggal di bangsal Lien Chieu), Pham Minh Hoang (lahir tahun 2009, bertempat tinggal di bangsal Lien Chieu), Nguyen Thanh Dat (lahir tahun 2008, tinggal di daerah An Khe), Phan Van Tuan Anh (lahir tahun 2009, tinggal di daerah An Khe), Phan Nguyen Quoc Huy (lahir tahun 2009, tinggal di daerah Hoa Khanh), Le Nguyen Thanh Dat (lahir tahun 2008, tinggal di daerah Hoa Khanh) dan Truong Gia Bao (lahir di daerah Hoa Khanh) 2009, berdomisili di Hoa (Kelurahan Khanh).
Berdasarkan hasil investigasi, dari konflik di TikTok antara Tran Ai Quoc (lahir 2010) dan kelompok yang menamakan dirinya "Hoa Chau LMT", Quoc mengundang Nguyen Hoang Minh Hieu (lahir 2010) dan banyak rekannya untuk berpartisipasi dalam "menyelesaikan konflik".
Kelompok ini mengumpulkan puluhan remaja di daerah Lien Chieu, Hoa Khanh, An Khe, Thanh Khe..., menyiapkan pisau rakitan, pipa besi berujung tiga, semprotan merica dan banyak sepeda motor dengan pelat nomor yang dilepas.
Pada malam tanggal 22 November, rombongan berkumpul di Jalan Au Co dan Rumah Budaya Desa An Ngai Tay 2 (Kelurahan Hoa Khanh) untuk mengumpulkan pasukan. Kemudian, mereka terbagi dalam beberapa kendaraan pengangkut senjata, melaju dengan kecepatan tinggi, berkelok-kelok melewati Me Linh, Nguyen Luong Bang, Ton Duc Thang, Nguyen Sinh Sac, Dien Bien Phu, Le Duan, Tran Phu, dan Jalan 2/9, membahayakan pejalan kaki.
Saat mencari lawan, kelompok tersebut secara tidak sengaja mengejar mobil Nguyen Viet Quoc Vuong (lahir 2012) dan Le Nguyen Thanh Dat (lahir 2008). Ketika menyadari kesalahan mereka, mereka tidak berhenti, melainkan mengajak kedua remaja tersebut untuk bergabung dengan kelompok mereka dan terus berkeliaran di jalanan sambil membawa senjata untuk mencari orang yang akan dilawan.
Karena tidak dapat menemukan kelompok "Hoa Chau LMT", kelompok tersebut kembali ke daerah Hoa Khanh, berpencar untuk menyembunyikan pisau rakitan, garpu rumput, dan semprotan merica untuk menghindari tanggung jawab.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi menyita barang bukti berupa: 8 unit sepeda motor (banyak yang pelat nomornya sudah dicopot), 1 tabung besi sepanjang 2,8 meter dengan tiga ujung yang tajam, 1 pisau rakitan sepanjang 3,2 meter, 1 tabung besi sepanjang 4,6 meter, 3 buah pisau rakitan yang berbeda, dan 1 buah semprotan merica hitam.
Saat ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat masih terus mengembangkan penyidikan, memperjelas peran para pelaku lainnya, dan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sumber: https://baodanang.vn/bat-tam-giam-9-thanh-thieu-nien-gay-roi-trat-tu-cong-cong-3312045.html






Komentar (0)