Hanoi: Seorang pria berusia 55 tahun sedang berjalan di jalan ketika dia tiba-tiba merasa pusing dan jatuh, lumpuh di sisi kanan, tidak dapat berbicara, dan didiagnosis menderita stroke.
Di Rumah Sakit Umum Duc Giang, pasien dirawat di unit gawat darurat dengan mulut bengkok, dan hasil CT scan otak mendiagnosis infark serebral pada jam pertama. Pasien memiliki riwayat pankreatitis akut dan sering mengonsumsi alkohol.
Pada tanggal 30 Mei, Dr. Nguyen Van Hoc, Kepala Departemen Gawat Darurat, menginformasikan bahwa pria tersebut diberikan obat trombolitik intravena (fibrinolitik) yang dikombinasikan dengan kontrol tekanan darah dan gula darah. Setelah sekitar satu jam, ia dapat menggerakkan lengan dan kakinya. Keesokan harinya, pasien tersebut dapat bergerak, berjalan, dan berbicara dengan normal, hampir tanpa gejala sisa.
Pasien mengatakan dia sedang berjalan di jalan, tidak menunjukkan tanda-tanda sesuatu yang tidak biasa, tiba-tiba terjatuh dan dibawa ke rumah sakit oleh orang-orang.
Stroke bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Foto: Freepik
Ada dua jenis stroke: infark dan perdarahan. Infark menyumbang 85%. Perdarahan menyumbang 15%, tetapi memiliki komplikasi yang lebih serius dan tingkat kematian yang tinggi.
Jika tidak segera ditangani, pasien infark serebral akan segera mengalami koma dan berhenti bernapas. Terapi trombolitik melarutkan gumpalan darah (penyebab penyumbatan pembuluh darah otak) tanpa memerlukan pembedahan atau intervensi. Namun, obat trombolitik hanya efektif untuk pasien dalam 4,5 jam pertama sejak gejala muncul.
"Seperti pasien di atas, waktu antara saat ia dirawat di ruang gawat darurat hingga saat ia menerima obat trombolitik untuk membuka kembali pembuluh darah adalah 45 menit, jadi tidak ada gejala sisa," kata dokter tersebut.
Untuk mengenali tanda-tanda stroke, ingat kata FAST:
- Wajah: minta pasien untuk tersenyum atau memperlihatkan gigi, satu sisi tidak bergerak.
- Lengan: satu lengan lebih lemah daripada yang lain ketika pasien mengangkat kedua lengan.
- Bicara: bicara tidak jelas, kata-kata tidak pantas, atau diam.
- Waktu: Jika Anda menduga Anda memiliki salah satu gejala di atas, segera hubungi 115 dan catat waktu gejala pertama kali muncul.
Dokter menganjurkan agar bila ada anggota keluarga yang menunjukkan tanda-tanda infark miokard akut (nyeri dada, sesak napas) atau stroke (distorsi mulut, kesulitan berjalan, lemas, gangguan bicara dan persepsi), segera bawa mereka ke fasilitas medis terdekat yang dilengkapi dengan dokter spesialis neurologi dan kardiologi agar dapat segera dilakukan intervensi dan perawatan darurat.
Minh An
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)