Oleh karena itu, Kementerian Pajak meminta Kantor Pelayanan Pajak untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada badan usaha agar memperpanjang pembayaran Pajak Konsumsi Khusus sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah No. 81/2025 dan memperpanjang pembayaran Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penghasilan Badan, Pajak Penghasilan Orang Pribadi, dan Pajak Bumi dan Bangunan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 82/2025. Hal ini merupakan solusi untuk mendukung badan usaha dan mendorong pemulihan produksi dan bisnis sesuai arahan Perdana Menteri .
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2025, Pemerintah sepakat untuk memperpanjang batas waktu pembayaran pajak konsumsi khusus untuk pajak yang timbul pada masa pajak Februari hingga Juni 2025. Perpanjangan ini berlangsung hingga 20 November 2025, sehingga memberikan ruang gerak finansial yang lebih luas bagi perusahaan manufaktur dan perakitan otomotif dalam negeri untuk menstabilkan operasional bisnis mereka. Peraturan Pemerintah ini berlaku sejak tanggal penandatanganan dan pengundangan hingga 31 Desember 2025.
Keputusan Presiden 82/2025 memberikan perpanjangan waktu pembayaran pajak untuk berbagai jenis pajak dan biaya. Khususnya:
Untuk pajak pertambahan nilai: Perpanjangan dari 5 - 6 bulan tergantung pada masa penghitungan pajak, berlaku untuk jumlah pajak yang timbul dari Februari hingga Juni 2025.
Untuk pajak penghasilan badan: perpanjangan 5 bulan untuk pembayaran pajak sementara untuk kuartal pertama dan kedua tahun 2025.
Untuk sewa tanah: perpanjangan 6 bulan sebesar 50% dari sewa tanah yang dibayarkan pada tahun 2025 oleh perusahaan, organisasi, rumah tangga dan individu yang menyewa tanah langsung dari Negara.
Keputusan Presiden No. 82 berlaku efektif sejak tanggal ditandatangani dan berlangsung hingga 31 Desember 2025, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi dunia usaha dan rumah tangga bisnis untuk mempertahankan operasi dalam konteks ekonomi yang penuh tantangan.
[iklan_2]
Sumber: https://baodaknong.vn/gia-han-thue-tieu-thu-dac-biet-cho-o-to-san-xuat-trong-nuoc-248424.html
Komentar (0)