Harga lada domestik
Harga lada hari ini di daerah-daerah penghasil utama secara tak terduga turun dibandingkan kemarin. Akibatnya, harga lada domestik turun dari 140.000 VND/kg menjadi 143.000 VND/kg.
Di wilayah Dataran Tinggi Tengah, harga lada hari ini di Dak Lak tetap tidak berubah dibandingkan kemarin, saat ini berada pada 143.000 VND/kg.
Harga lada hari ini di Gia Lai tidak berubah dibandingkan kemarin, saat ini berada pada 141.000 VND/kg.
Harga lada hari ini di Lam Dong (sebelumnya Dak Nong ) tidak berubah dibandingkan kemarin, saat ini berada pada 143.000 VND/kg.
Di wilayah Tenggara, harga lada hari ini di Kota Ho Chi Minh (sebelumnya Ba Ria - Vung Tau) berada di angka 141.000 VND/kg, tidak berubah dari kemarin. Harga lada di Dong Nai tetap sama seperti kemarin di angka 141.000 VND/kg.
Selain itu, harga cabai hari ini di Dong Nai (dulunya Binh Phuoc) turun 1.000 VND/kg dibandingkan kemarin yang saat ini mencapai 140.000 VND/kg.

Harga lada hari ini 17 Agustus di pasaran dunia
Di pasar dunia, berdasarkan kutipan dari perusahaan ekspor dan harga ekspor di negara-negara, Asosiasi Lada Internasional (IPC) memperbarui harga lada semua jenis yang diperdagangkan di pasar internasional pada tanggal 15 Agustus (waktu setempat) sebagai berikut:
Harga lada hitam Lampung Indonesia tetap stabil di level $7.208 per ton dari kemarin. Sementara itu, harga lada putih Muntok tetap stabil di level $10.076 per ton dari kemarin.
Harga lada hitam ASTA Brasil tidak berubah dari kemarin pada $5.850/ton.
Harga lada hitam ASTA Malaysia tetap stabil di level $9.250/ton dibandingkan kemarin. Sementara itu, harga lada putih ASTA di negara ini tetap stabil di level $12.500/ton dibandingkan kemarin.
Harga semua jenis lada di Vietnam tetap stabil dibandingkan kemarin. Harga lada hitam Vietnam 500 gr/l mencapai 6.240 USD/ton; dan lada hitam 550 gr/l mencapai 6.370 USD/ton.
Demikian pula, harga lada putih Vietnam tetap tidak berubah dari kemarin di $8.950/ton.
Harga lada di pasar-pasar utama minggu ini menunjukkan tren yang beragam. Meskipun sebagian besar varietas lada mengalami kenaikan harga, hanya lada hitam Brasil yang mengalami penurunan. Harga lada India meningkat baik di dalam negeri maupun internasional. Demikian pula, harga lada Indonesia juga terus meningkat selama minggu ini.
Tiongkok telah meningkatkan impor ladanya secara tajam. Data dari Bea Cukai Tiongkok menunjukkan bahwa dalam 6 bulan pertama tahun 2024, negara tersebut mengimpor 4.979 ton lada, senilai 31,95 juta dolar AS. Angka ini meningkat 7,6% dalam volume dan 51,5% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pemasok utama ke Tiongkok berasal dari tiga negara. Indonesia memimpin dengan 2.738 ton (pangsa pasar 55%), naik tipis 1,1%. Vietnam berada di posisi kedua dengan 1.653 ton (pangsa pasar 33,2%), naik 9,1%. Brasil hanya memasok 416 ton (8,4%) tetapi mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 138%. Ketiga negara ini menyumbang hampir 97% dari total impor lada ke Tiongkok.
Para ahli memperkirakan dalam 6 bulan terakhir tahun ini bahwa Tiongkok akan terus meningkatkan impor lada dari Vietnam. Namun, kecil kemungkinannya mencapai tingkat pembelian besar-besaran seperti pada tahun 2023 karena persaingan yang ketat dari harga lada Indonesia.
Sumber: https://baonghean.vn/gia-tieu-hom-nay-17-8-2025-bat-ngo-giam-gia-10304576.html
Komentar (0)