Pukul 09.00 pagi ini, Doji mencatat harga cincin emas di kisaran 98,2 - 101 juta VND/tael (beli - jual), naik 1 juta VND/tael - 500.000 VND/tael (beli - jual) dibandingkan awal sesi pagi ini. Ini merupakan harga cincin emas tertinggi hingga saat ini.
Mengikuti kenaikan cincin emas, emas batangan tercatat pagi ini oleh Doji dan SJC pada 98,2 - 99,9 juta VND/tael (beli - jual), naik 800.000 VND/tael - 1 juta VND/tael (beli - jual) dibandingkan pagi hari ini.
Harga emas domestik melonjak tajam seiring harga emas dunia mencapai puncak baru. Pada pagi hari tanggal 28 Maret, harga emas dunia tercatat di Kitco pada harga $3.054/ons, naik $34/ons dibandingkan dengan harga kemarin pagi.
Ini adalah harga tertinggi yang pernah ada. Sebelumnya, pada 20 Maret, emas dunia mencapai 3.043 USD/ons.
Harga emas mencapai rekor tertinggi, didukung oleh permintaan aset safe haven di tengah kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan perdagangan global dan anjloknya pasar saham menyusul pengumuman tarif otomotif baru oleh Presiden AS Donald Trump.
Melihat aksi harga, ahli strategi pasar senior RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan bahwa emas berjangka akan segera mencapai $3.100 per ons dan pendorong utama tetap pembelian aset safe haven, didorong oleh ketidakpastian seputar rencana tarif Presiden Trump.
Para pemimpin dunia mengatakan mereka akan membalas tarif 25% yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap mobil impor. Pasar saham global terguncang karena saham beberapa produsen mobil terbesar dunia anjlok.
Emas akan lebih mahal
Mengomentari harga emas di masa depan, pakar keuangan Tran Duy Phuong mengatakan bahwa emas adalah saluran untuk menarik uang dan harga logam ini telah meningkat tajam pada kuartal pertama tahun 2025.
Pakar ini yakin bahwa kemungkinan kenaikan harga emas masih ada dalam waktu dekat. Namun, pasar selalu berada dalam kondisi gelombang sinus dan harga perlu disesuaikan. Setelah kenaikan harga, akan ada penurunan untuk menyambut kenaikan harga yang lebih tinggi.
Menurut Bapak Phuong, lonjakan harga emas baru-baru ini berdampak kuat pada psikologi pembeli. Masyarakat dan investor berpikir bahwa berinvestasi emas akan menghasilkan keuntungan besar, sehingga mereka menerima puncaknya ketika harga emas mencapai 100 juta VND/tael.
Ia memperingatkan bahwa saat ini adalah waktu yang berisiko untuk berinvestasi emas, karena harga emas dunia kemungkinan akan turun dan menyesuaikan diri setelah periode kenaikan yang pesat. Namun, emas tidak harus kehilangan peluang untuk naik tahun ini.
"Saya melihat bahwa dari sekarang hingga akhir tahun 2025, strategi investasi emas masih efektif, harga emas dunia masih berpeluang naik. Namun, berinvestasi emas membutuhkan pemilihan waktu yang tepat, mempertimbangkan waktu beli dan jual untuk mendapatkan tingkat pengembalian tertinggi. Sebagai contoh, saat ini harga emas dunia dan domestik berada pada level tertinggi sepanjang masa. Saat ini, berinvestasi emas di masa mendatang masih akan menguntungkan, tetapi tingkat pengembaliannya tidak akan tinggi dan waktu tunggu untuk mendapatkan keuntungan yang baik cukup lama," ujar Bapak Phuong.
Kantor Pusat (menurut Berita VTC)Sumber: https://baohaiduong.vn/gia-vang-nhan-dat-chua-tung-co-101-trieu-dong-1-luong-408246.html
Komentar (0)