Pada sore hari tanggal 28 Agustus, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan bersama-sama mengumumkan perubahan harga eceran bensin dan solar. Perubahan tersebut akan berlaku mulai pukul 15.00 pada hari yang sama.
Badan pengatur memutuskan untuk menaikkan harga bensin E5 RON 92 sebesar 310 VND/liter dan bensin RON 95 sebesar 270 VND/liter. Setelah penyesuaian, harga eceran bensin E5 RON 92 adalah 19.770 VND/liter dan bensin RON 95 adalah 20.360 VND/liter.
Demikian pula, harga minyak juga meningkat selama periode penyesuaian harga ini. Secara spesifik, harga solar naik 450 VND/liter menjadi 18.350 VND/liter, harga minyak tanah naik 410 VND/liter menjadi 18.220 VND/liter; dan harga bahan bakar minyak naik 150 VND/kg menjadi 15.260 VND/kg. Badan pengatur tetap mempertahankan kebijakannya untuk tidak mengalokasikan atau menyalurkan dana dari dana stabilisasi harga.
Dengan demikian, harga bensin domestik telah meningkat selama dua sesi berturut-turut. Saat ini, harga bahan bakar ini berada pada level terendah dalam lebih dari empat tahun, setara dengan level pada Juni 2021. Dari awal tahun hingga sekarang, bensin RON 95 telah naik 20 kali dan turun 16 kali. Bahan bakar diesel telah naik 17 kali, turun 17 kali, dan tetap tidak berubah satu kali.
Dana stabilisasi harga bahan bakar dari beberapa perusahaan utama masih memiliki saldo positif yang besar karena dana ini belum digunakan dalam banyak periode penyesuaian harga baru-baru ini. Saldo dana per akhir kuartal pertama mencapai lebih dari 6.079 miliar VND. Dari jumlah tersebut, saldo di Vietnam National Petroleum Group ( Petrolimex ) mencapai setengahnya, yaitu sebesar 3.082 miliar VND.
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan meminta masukan terkait rancangan Surat Edaran yang menetapkan peta jalan penerapan rasio pencampuran bahan bakar nabati dengan bahan bakar tradisional di Vietnam. Kementerian mengusulkan bahwa pada fase 1 (dari 1 Januari 2026 hingga 2030), semua bensin yang dicampur dan dijual untuk digunakan pada kendaraan berbahan bakar bensin di seluruh negeri akan berupa bensin E10.
Pada Fase 2 (mulai awal tahun 2031), semua bensin yang dicampur, diproses, dan dijual untuk digunakan pada kendaraan bertenaga bensin di seluruh negeri akan berupa bensin E15 atau bio-bensin dengan rasio pencampuran yang berbeda sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Perindustrian dan Perdagangan.
Sebelumnya, mulai 1 Agustus, dua perusahaan distribusi minyak bumi terbesar di negara ini, Vietnam National Petroleum Group (Petrolimex) dan Vietnam Oil Corporation (PV Oil), mengumumkan bahwa mereka akan melakukan uji coba penjualan bensin E10 di Kota Ho Chi Minh, Hanoi, dan Hai Phong.
Petrolimex akan melakukan uji coba penjualan bensin E10 di 36 SPBU di Kota Ho Chi Minh (sebelum merger). PV Oil akan melakukan uji coba penjualan jenis bensin ini di 4 SPBU di Hanoi dan 2 SPBU di Hai Phong. SPBU yang dipilih untuk uji coba penjualan bensin E10 RON 95 akan berhenti menjual bensin E5 RON 92.
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/gia-xang-dau-tang-co-loai-tang-hon-400-donglit-20250828131723285.htm








Komentar (0)