(Dan Tri) - Sumur kedua di Gia Lai telah menyemburkan gas dan air setinggi hampir 7 meter selama sebulan. Karena tekanan yang kuat, keluarga pemilik sumur belum dapat menutup sumur dengan fenomena aneh ini.
Pada tanggal 8 Januari, menurut wartawan Dan Tri , setelah satu bulan, sumur milik keluarga Tn. Bui Van Tu (lahir tahun 1988, tinggal di kelurahan Ia Phin, kecamatan Chu Prong, provinsi Gia Lai) masih menyemburkan air dengan deras, menimbulkan kolom gas dan air setinggi hampir 7m.
Keluarga Tuan Tu membeli kawat besi untuk memagari sumur tersebut guna mencegah orang-orang yang penasaran dan anak-anak mendekat.
Setelah sebulan, sumur itu masih menyemburkan gas dan air bertekanan tinggi (Foto: Chi Anh).
"Sebulan terakhir tekanan airnya memang turun, tapi tidak signifikan, jadi saya belum bisa mengisinya lagi. Sebelumnya, orang-orang dan anak-anak sering datang ke dekat sumur untuk mengamati dan bermain. Saya khawatir tekanannya tinggi, jadi saya membeli jaring besi untuk memagarinya. Sebelum Tet, keluarga saya akan mencoba menurunkan tiang beton itu lagi untuk melihat apakah berhasil," kata Pak Tu.
Menurut perwakilan Komite Rakyat Komune Ia Phin, fenomena sumur yang menyemburkan gas dan air merupakan kejadian yang tidak diinginkan.
Saat insiden terjadi, perwakilan dari Dinas Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kabupaten Chu Prong dan Komite Rakyat kecamatan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan inspeksi. Setelah itu, kecamatan mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan warga untuk mematuhi peraturan penggunaan air tanah, dan wajib melapor kepada pihak berwenang saat melakukan pengeboran sumur.
Pemilik rumah memagari rumah tersebut untuk mencegah orang-orang yang penasaran dan anak-anak mendekat (Foto: Chi Anh).
"Banyak warga yang mengebor di dekat rumah Pak Tu juga tidak mendapatkan air. Petugas komune secara rutin datang untuk memeriksa. Jika tekanan air turun, mereka akan bekerja sama dengan keluarga untuk mengisi sumur demi memastikan keselamatan warga dan mencegah rasa ingin tahu," ujar seorang perwakilan Komite Rakyat Komune Ia Phin.
Sebagaimana dilaporkan Dan Tri , pada sore hari tanggal 8 Desember 2024, keluarga Bapak Bui Van Tu sedang mengebor sumur di perkebunan kopi di Desa Hung Tien, Kecamatan Ia Phin, ketika fenomena semburan gas dan air dari dalam tanah terjadi. Air menyembur keluar dengan tekanan yang sangat besar, membentuk kolom setinggi hampir 10 meter.
Melihat fenomena aneh ini, keluarga tersebut menggunakan pilar beton untuk menjatuhkan diri. Namun, ketika dijatuhkan, pilar beton tersebut terdorong kembali ke tanah oleh tekanan air.
Beberapa orang dari daerah lain datang untuk melihat fenomena aneh di sumur (Foto: Chi Anh).
Demikian pula setelah gempa bumi di provinsi Kon Tum pada bulan Juli 2024, suara-suara aneh juga muncul di sumur keluarga Tn. Dam Xuan Hoa di kecamatan Ia Kly, kecamatan Chu Prong.
Ketika keluarga Tuan Hoa mengebor sumur sedalam 180 meter untuk mencari sumber air, tiba-tiba semburan air dan gas yang kuat menyembur dari dalam tanah, membentuk kolom setinggi puluhan meter.
Setelah itu, keluarganya menggunakan pilar beton untuk menutup sumur. Selama lebih dari 2 bulan, sumur ini tidak lagi mengalami fenomena aneh.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/xa-hoi/gieng-khoan-la-o-gia-lai-van-phun-cot-nuoc-cao-7m-suot-ca-thang-20250108155513126.htm
Komentar (0)