Peneliti keamanan di Lookout telah menemukan empat aplikasi berbahaya di Google Play yang menargetkan pengguna Android yang ingin menggunakan jaringan privat virtual (VPN). Aplikasi-aplikasi ini meliputi Comodo VPN, Earth VPN, Hazrat Eshq, dan Hide VPN.
Google segera menghapus aplikasi berbahaya ini dari Google Play Store. |
Malware DCHSpy diyakini dikembangkan oleh kelompok peretas MuddyWater yang berbasis di Iran. Setelah terinstal di perangkat, malware ini beroperasi di latar belakang, menembus sistem secara mendalam, dan diam-diam mengumpulkan berbagai data sensitif. Data-data ini termasuk pesan SMS, kontak, riwayat panggilan, lokasi GPS, rekaman audio, gambar kamera, tangkapan layar, serta keylogging.
Semua data yang dikumpulkan akan dienkripsi sebelum dikirimkan ke server kendali jarak jauh, melayani aktivitas mata-mata, melacak target, atau mengeksploitasi informasi sensitif seperti rekening bank, jejaring sosial, email pribadi, dan banyak layanan daring lainnya.
Setelah menerima peringatan dari Lookout, Google segera menghapus aplikasi berbahaya ini dari Google Play Store. Namun, bagi pengguna yang secara tidak sengaja memasang salah satu dari empat aplikasi berbahaya di atas, menghapusnya secara proaktif dari perangkat mereka diperlukan untuk menghindari risiko kebocoran informasi pribadi.
Menurut para ahli, Android seringkali menjadi target utama peretas karena sifatnya yang bersifat sumber terbuka dan tingkat fragmentasi yang tinggi. Setiap produsen perangkat menyesuaikan sistem operasinya dengan caranya masing-masing, yang menyebabkan pembaruan patch keamanan yang tidak konsisten. Hal ini secara tidak sengaja menciptakan celah pertahanan, yang menjadi titik lemah bagi malware untuk dieksploitasi.
Meskipun Google telah memperkuat langkah-langkah penyaringan aplikasinya di Google Play, beberapa malware masih berhasil lolos dari sistem penyaringan. Hal ini terutama berlaku ketika aplikasi berbahaya menyamar sebagai alat yang berguna seperti VPN, sehingga kurang mencurigakan dan lebih mudah dipasang.
Demi melindungi diri sendiri, pengguna harus berhati-hati sebelum memasang aplikasi apa pun. Luangkan waktu untuk membaca ulasan dan komentar di Google Play dengan saksama, terutama waspada terhadap komentar yang tidak realistis, berulang, atau tidak relevan dengan fungsi aplikasi. Selain itu, jangan sekali-kali mengunduh berkas instalasi (.apk) dari sumber yang tidak dikenal atau situs web yang tidak dikenal, karena mungkin saja berkas tersebut merupakan perangkat lunak palsu yang mengandung malware berbahaya.
Sumber: https://baoquocte.vn/go-bo-ngay-4-ung-dung-doc-hai-nay-khoi-smartphone-cua-ban-322927.html
Komentar (0)