Restoran ini terletak di Jalan Nguyen Dinh Thi, Tay Ho, Hanoi , menarik perhatian banyak pengunjung berkat desainnya yang unik dengan 4 lantai bergaya gua.
Dari jauh, restoran ini tampak seperti sudut alam mini, "gunung buatan" di tepi Danau Barat, unik sekaligus menyatu dengan lanskap sekitarnya.
Seluruh bangunannya kokoh, seperti balok-balok batu buatan yang ditumpuk satu sama lain, menciptakan nuansa tebing yang menjulang di tengah lanskap perkotaan. Lengkungan alami membantu restoran ini menyatu dengan ruang hijau West Lake yang sejuk.
Selain ruang gua di dalam, toko ini memiliki area tempat duduk di trotoar tepat di lantai pertama, menciptakan pengalaman minum kopi yang lapang.
Begitu memasuki restoran, Anda akan langsung merasakan suasana yang ramai dan semarak. Orang-orang mengantre panjang, menunggu giliran memesan.
Bao Ngoc (lahir 2006), seorang karyawan toko, mengatakan bahwa toko tersebut membutuhkan waktu 3 bulan untuk menyelesaikan proyek ini. Toko tersebut menggunakan semen bertulang sebagai material utama untuk dinding dan langit-langit, yang semuanya dibangun dengan tangan.
Ngoc juga mengungkapkan, jumlah semen yang digunakan untuk mendekorasi toko tersebut cukup untuk membangun rumah dengan luas 1.000 meter persegi.
Pintu masuk ke lantai-lantai tersebut dirancang seperti memasuki gua besar dengan dinding batu bergelombang, menciptakan nuansa realistis seperti memasuki gua sungguhan. Cahaya kuning lembut dari lampu LED menyinari celah-celah bebatuan, membuat ruangan terasa lebih misterius.
Lantai 2 dan 3 restoran ini dirancang dengan gaya gua yang unik dengan jendela yang menyambut cahaya alami, menciptakan perasaan memasuki dunia misterius di jantung kota.
Dieu Anh (lahir tahun 1986) mengetahui kedai kopi ini melalui media sosial dan memutuskan untuk berkunjung. Ia berkomentar bahwa meskipun harga minumannya tidak murah, harganya masih terjangkau untuk kedai-kedai kopi pada umumnya di sepanjang Danau Barat. Keunggulan utama kedai ini adalah pemandangannya yang indah, yang menghadirkan suasana santai bagi para pelanggan.
Namun, Dieu Anh mengatakan lantai dua restoran itu ternyata lebih kecil dari yang dibayangkannya. "Saat pertama kali membaca ulasan, saya pikir ruangannya akan lebih besar, ternyata sangat berbeda dengan kenyataan," ujarnya.
Restoran ini didekorasi dengan lumut buatan dan lampu dinding, menciptakan nuansa misterius yang dekat dengan alam. Dinding dan langit-langitnya berbentuk tebing alami, dengan warna utama cokelat kekuningan yang dipadukan dengan cahaya kuning hangat, menciptakan ruang yang nyaman.
Restoran ini juga memiliki sudut-sudut pribadi bagi mereka yang suka mengamati orang-orang yang lalu lalang, menikmati keindahan jalanan, atau merasakan ketenangan Danau Barat. Saat cuaca cerah, permukaan batu memantulkan cahaya, membuat restoran semakin menonjol.
Saat melewati toko tersebut, Viet Anh (kiri, lahir tahun 1996) tertarik dengan desainnya yang unik seperti gua dan memutuskan untuk mampir dan merasakannya. "Saya cukup suka tempat ini, unik sekaligus segar. Saya memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajak teman saya datang dan mempelajari lebih lanjut tentang kamera baru yang baru saja saya beli," ujar Viet Anh.
Atap restoran menawarkan pemandangan jalan dan Danau Barat. Meja dan kursi kayu ditata rapi, cocok bagi mereka yang menyukai suasana luar ruangan.
Tidak dibatasi oleh dinding batu seperti dua lantai bawah, lantai atas menawarkan nuansa luas dengan pemandangan terbuka, menghadap seluruh Danau Barat.
Lan Anh (kanan, lahir tahun 1993) adalah seseorang yang gemar menjelajahi kedai kopi unik dan mengaku sering mencari tempat baru untuk dikunjungi. Lan Anh mengetahui kedai tersebut melalui TikTok dan langsung tertarik dengan desain ruang bergaya gua ini.
"Untuk mendapatkan foto yang diinginkan, saya dan teman saya menghabiskan satu jam merias wajah sebelum berangkat ke toko. Meskipun kami harus menempuh jarak 10 km di tengah gerimis ringan, saya tetap bisa menikmati keindahan tempat ini dan mengambil foto-foto yang berkesan di toko," ujar Lan Anh.
Karena kecintaannya terhadap kedai kopi di sepanjang Danau Barat, Vu Thi Thuy (lahir tahun 2002) mengetahui kedai tersebut melalui media sosial dan mengundang teman-temannya untuk mencobanya.
"Ruang tokonya indah, pemandangan danaunya jernih, dan minumannya cukup terjangkau. Namun, tangga ke lantai atas agak sulit dinaiki dan licin, jadi saya harus sangat berhati-hati agar tidak jatuh," kata Thuy.
Alamat: 41 Nguyen Dinh Thi, Tay Ho, Hanoi
Jam buka: 7 pagi - 12 malam
Harga referensi: 50.000-80.000 VND
Foto: Nguyen Ha Nam
Dantri.com.vn
Komentar (0)