Menurut informasi awal, pada siang hari tanggal 21 Juli, TTS (lahir tahun 2018, tinggal di kelurahan Dak Mil, provinsi Lam Dong) mengikuti orang tuanya bekerja di ladang. Saat bermain sendirian, ia diserang segerombolan lebah (spesiesnya belum diketahui), menyengat seluruh tubuhnya. Anak tersebut dibawa ke Pusat Medis Cu Jut untuk perawatan darurat karena sekitar 200 sengatan lebah, banyak di antaranya terkonsentrasi di area kepala dan mata.

Setelah perawatan awal, S. dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Central Highlands. Di sana, dokter mendiagnosis ia tersengat tawon, yang menyebabkan infeksi sekunder dan kerusakan pada kornea mata kanannya. Dokter dari Departemen Oftalmologi mengeluarkan sengat berbisa dari mata pasien.
* Pada kasus kedua, TVTN (8 tahun, tinggal di kelurahan Cu Pui, provinsi Dak Lak ) juga disengat lebah madu saat memetik jambu biji pada pagi hari tanggal 21 Juli. Ia dibawa oleh kerabatnya ke Pusat Medis Krong Bong untuk pertolongan pertama, kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Central Highlands untuk perawatan karena lukanya yang meluas.
Saat ini, kesehatan kedua anak tersebut stabil dan sedang dipantau.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/hai-tre-bi-ong-dot-nguy-kich-phai-nhap-vien-cap-cuu-post805458.html
Komentar (0)