Meskipun pasar penerbangan global terpengaruh oleh fluktuasi harga bahan bakar, jumlah wisatawan Vietnam yang mengunjungi Korea Selatan terus menunjukkan pertumbuhan positif pada tahun 2026. Secara khusus, segmen pariwisata MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) mencatat pertumbuhan lebih dari 64% dari tahun ke tahun, yang menunjukkan daya tarik Korea Selatan yang semakin meningkat bagi wisatawan Vietnam.

Menurut Organisasi Pariwisata Korea (KTO) di Vietnam, hingga April 2026, KTO telah mendukung 12.888 kelompok wisata insentif, meningkat 64,4% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Hasil ini semakin menegaskan Korea Selatan sebagai salah satu destinasi internasional teratas bagi wisatawan Vietnam, sekaligus berkontribusi dalam mempromosikan pertukaran budaya dan kerja sama ekonomi antara kedua negara.
Seiring dengan pulihnya pasar pariwisata yang kuat, hubungan persahabatan antara Vietnam dan Korea Selatan juga semakin diperkuat melalui pertukaran tingkat tinggi, terutama kunjungan Sekretaris Jenderal To Lam ke Korea Selatan pada Agustus 2025 dan kunjungan resmi Presiden Korea Selatan ke Vietnam pada April 2026.
Dalam upaya mempermudah perjalanan bagi warga negara Vietnam, pemerintah Korea Selatan telah memperluas cakupan penerbitan visa masuk ganda 10 tahun (Tipe C-3-91), yang berlaku mulai akhir Maret 2026. Kebijakan baru ini berlaku untuk berbagai kelompok, termasuk penduduk Hanoi, Da Nang, dan Ho Chi Minh City; mereka yang sebelumnya telah memasuki negara-negara OECD; karyawan perusahaan Korea Selatan dengan investasi signifikan di Vietnam; dan para pemimpin serta manajer bisnis terkemuka Vietnam dan anggota keluarga mereka.

Menurut KTO, perluasan kebijakan visa diharapkan dapat semakin meningkatkan permintaan pariwisata, pertukaran antar masyarakat, dan kerja sama bilateral antara Vietnam dan Korea Selatan dalam periode mendatang. Bersamaan dengan itu, dari tanggal 20-22 Mei, KTO juga menyelenggarakan serangkaian lokakarya promosi pariwisata B2B, “Korea Travel Roadshow 2026,” di Da Nang dan Ho Chi Minh City, dengan partisipasi lebih dari 22 lembaga promosi pariwisata lokal, bisnis perjalanan, dan perusahaan hiburan dari Korea Selatan.
Dalam kerangka program tersebut, KTO mengumumkan beberapa kebijakan dukungan untuk bisnis pariwisata Vietnam, yang berfokus pada produk K-Culture, tur charter, tur olahraga, tur studi, dan tur yang menghubungkan situs warisan Vietnam dan Korea.
Selain itu, KTO akan terus bekerja sama dengan maskapai penerbangan, bank, dan platform perjalanan online untuk melaksanakan berbagai program promosi bagi wisatawan Vietnam pada tahun 2026.
Ibu Park Eun Jung, Kepala Perwakilan Organisasi Pariwisata Korea di Vietnam, menyatakan bahwa Vietnam terus menjadi salah satu pasar utama bagi pariwisata Korea. Menurut beliau, rangkaian Roadshow tahun ini tidak hanya memperkuat hubungan antara bisnis pariwisata kedua negara, tetapi juga mempromosikan produk-produk baru, terutama perjalanan ke K-Vietnam Valley – sebuah proyek yang diharapkan menjadi jembatan pertukaran budaya dan pariwisata antara Vietnam dan Korea di masa mendatang.
Sumber: https://cand.vn/han-quoc-mo-rong-visa-10-nam-du-lich-viet-han-tang-toc-post811723.html







Komentar (0)