Di jalan pesisir Da Nang On Nguyen Tat Thanh, puluhan pohon bugenvil dengan diameter 15-20 cm dicuri oleh pencuri, yang mengambil sekitar 2 meter batang pohon.
Pada tanggal 23 Oktober, Perusahaan Taman dan Pepohonan Danang mengirimkan staf untuk memeriksa dua pohon bugenvil di ujung Jalan Nguyen Tat Thanh (Kelurahan Hoa Hiep Nam, Distrik Lien Chieu) yang baru saja dicuri oleh pencuri. Kedua pohon tersebut berdiameter 15-20 cm dan tinggi sekitar 3 m, tergantung pada rangka beton di sebuah tempat peristirahatan di jalan pesisir yang menghubungkan pusat kota dengan Jalur Hai Van.
Pohon bugenvil dengan batang sepanjang 2 m dipotong. Foto: Nguyen Dong
Satu kilometer dari desa nelayan Nam O menuju pusat kota, sebatang pohon bugenvil berdiameter sekitar 20 sentimeter juga dibelah dua oleh pencuri menggunakan gergaji. Batang pohon yang dicuri panjangnya 2 meter. Tajuk pohon bagian atas telah mengering.
"Pencuri memanfaatkan hujan deras beberapa hari terakhir, area itu sepi, dan tidak ada kamera pengawas untuk menebang pohon. Bahkan ketika kami menanam pohon bugenvil baru, pohon-pohon itu dicuri," kata Ibu Van, seorang karyawan Danang Parks and Trees Company.
Menurut statistik, di Jalan Nguyen Tat Thanh, terdapat sekitar 15 halte yang didirikan pilar-pilar beton dan ditanami bugenvil sebagai dekorasi. Setiap halte memiliki 1-2 pohon. Dari jumlah tersebut, sekitar 7 tempat di ujung jalan telah dicuri pohonnya.
Batang pohon yang dicuri berdiameter 15-20 cm. Foto: Nguyen Dong
Bapak Le Huy Hoang, Kepala Departemen Teknis, Perusahaan Taman dan Pohon Da Nang, mengatakan bahwa pencurian batang pohon bugenvil di Jalan Nguyen Tat Thanh telah terjadi tiga tahun yang lalu. Perusahaan telah melapor ke polisi dan meminta rekaman kamera dari beberapa lokasi yang dicuri. Situasi ini kemudian mereda, tetapi baru-baru ini kembali terjadi.
Pohon-pohon bugenvil besar di sepanjang Jalan Nguyen Tat Thanh berbunga ungu dan telah ditanam selama sekitar 10 tahun. Meskipun terpengaruh angin laut, pohon-pohon ini tumbuh lambat, tetapi batangnya kasar dan memiliki tonjolan-tonjolan yang indah. "Sangat mungkin pencuri menggergaji batang pohon untuk merangsang pertumbuhan akar dan menanamnya kembali. Batang bugenvil ini sama besarnya dengan pohon yang baru saja dicuri. Ketika sudah berdaun baru, mereka bisa dijual dengan harga lebih dari 10 juta VND," kata Bapak Hoang.
Menurut Bapak Hoang, perusahaan akan terus meminta bantuan pemerintah daerah dan kepolisian untuk turun tangan. Akar bunga yang baru saja dicuri akan dirawat jika setelah beberapa waktu tumbuh kembali, dan jika mati akan diganti.
Pasal 3, Pasal 54 Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2022 tentang Sanksi Administratif Pelanggaran Konstruksi, menyebutkan bahwa setiap orang yang secara sewenang-wenang menebang pohon di perkotaan akan dikenakan denda sebesar 30-50 juta VND.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)