
Bapak Doan Le Ngoc Phi Lan, Direktur Perusahaan Saham Gabungan Saigon GoldenCare, dengan hormat menyalakan dupa untuk berterima kasih kepada para leluhur dan berdoa. Baginya, momen berdiri di depan altar leluhur selalu sakral dan damai. "Setiap kali saya datang ke sini, saya bahagia dan gembira karena dapat mengungkapkan rasa terima kasih dan kekaguman saya kepada leluhur dan leluhur saya," ungkap Bapak Lan.
Sebagai unit bisnis sarang burung di Kota Ho Chi Minh , produk sarang burung Best Nest Hoi An dari Saigon GoldenCare Joint Stock Company saat ini disukai pasar dan pelanggan karena kualitas dan desainnya yang indah.

Menurut Bapak Lan, atas pencapaian hasil yang diraihnya saat ini, dirinya senantiasa bersyukur dan mengenang tanah Cu Lao Cham, tempat yang selama ini telah memberikan sarang burung walet berkualitas kepada perusahaannya untuk menghasilkan berbagai produk bergengsi, sehingga mampu membangun nama baik unitnya selama ini.
Setiap tahun, ketika hari jadi profesi sarang burung walet (10 Maret kalender lunar) tiba, Bapak Lan mengajak rekan-rekannya untuk "berziarah" ke Cu Lao Cham guna mempersembahkan sesajen, sebagai bentuk penghormatan mereka kepada leluhur profesi tersebut. Tahun ini, delegasi tersebut juga mencakup hampir 10 mitra, pelanggan, pemasok, dan distributor produk sarang burung walet dari seluruh negeri.
Selain memberikan persembahan dupa kepada para leluhur pelaku profesi tersebut, Perusahaan Saham Gabungan Saigon GoldenCare juga memberikan 30 bingkisan dan 1 buah TV pintar senilai total hampir 40 juta VND kepada masyarakat dan Dewan Manajemen - Pemanfaatan Sarang Burung Cu Lao Cham di Hoi An sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada tanah yang telah menyediakan bahan baku berharga yang menghasilkan merek Sarang Burung Hoi An Best Nest.
[ VIDEO ] - Peringatan profesi sarang burung di pulau Cu Lao Cham:
Terletak sekitar 16 km dari Pantai Cua Dai, Cu Lao Cham tidak hanya terkenal sebagai destinasi wisata yang indah dan romantis, tetapi juga terkenal dengan sarang burung waletnya yang khas. Di tempat ini juga terdapat sebuah kuil profesi pembuat sarang burung walet yang berusia lebih dari 150 tahun dan telah dilestarikan serta dipuja oleh banyak generasi.
Tiap tahun pada tanggal 10 bulan ketiga kalender lunar, masyarakat berkumpul untuk mempersembahkan dupa kepada leluhur mereka yang telah berjasa dalam eksploitasi sarang burung, sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada leluhur mereka yang menciptakan dan melestarikan profesi ini melalui pasang surut sejarah.
Di kuil leluhur Sarang Burung pada pagi hari tanggal 7 April (10 Maret kalender lunar), Bapak Nguyen Thanh Long, pemilik Sarang Burung Long Mai (Phan Rang, Ninh Thuan), mengatakan bahwa ini adalah keempat kalinya beliau datang ke pulau tersebut untuk menghadiri peringatan kematian leluhur Sarang Burung. Menurut Bapak Long, takdir telah mempertemukan keluarganya dengan profesi sarang burung, sehingga beliau selalu menghormati dan berterima kasih kepada mereka yang telah menciptakan profesi tersebut.
Keluarga Tuan Long saat ini memiliki rumah sarang burung seluas 500m2 dan menjual banyak produk berbahan sarang burung ke pasar.

Menurut Bapak Tran Phuoc Sy, Direktur Perusahaan Sarang Burung Tien Sa (Da Nang), sekaligus Ketua Asosiasi Sarang Burung Quang Da, menghadiri peringatan wafatnya profesi sarang burung bukan sekadar perjalanan, tetapi juga mengandung nilai-nilai spiritual yang menenangkan jiwanya. Oleh karena itu, tampaknya setiap tahun beliau mendirikan usaha dan rumah-rumah sarang burung di mana-mana untuk mengunjungi dan memberikan penghormatan kepada para leluhur profesi tersebut.
"Profesi ini telah memberi saya banyak kesempatan dan membantu saya memperbaiki hidup, jadi saya selalu ingat untuk bersyukur kepada leluhur saya. Oleh karena itu, setiap tahun pada hari peringatan leluhur saya, sesibuk apa pun saya, saya selalu berusaha untuk pergi ke pulau ini," ujar Pak Sy.
Bapak Doan Le Ngoc Phi Lan mengatakan, kawasan material sarang burung walet pulau Cu Lao Cham sangat berkualitas, bahkan nomor 1 di Vietnam; terutama tradisi, sejarah panjang dan Cu Lao Cham dianggap sebagai tanah leluhur yang suci.
"Saya percaya bahwa jika kita mendapatkan dukungan dari leluhur kita, kita harus berdedikasi dalam produksi dan bisnis agar tidak malu dengan leluhur kita. Tentu saja, leluhur kita juga akan mendukung dan membantu bisnis kita berkembang dan melesat jauh," tambah Bapak Lan.
.jpg)
Peringatan kematian profesi pembuat sarang burung walet diadakan setiap tanggal 9 dan 10 bulan ketiga kalender lunar di kuil leluhur di Desa Bai Huong, Kecamatan Pulau Tan Hiep - Cu Lao Cham (Kota Hoi An). Kuil ini dibangun pada abad ke-19 untuk memuja leluhur profesi pembuat sarang burung walet dan para dewa pelindung profesi tersebut.
Sumber: https://baoquangnam.vn/hanh-huong-ve-mieu-to-nghe-yen-cu-lao-cham-3152287.html
Komentar (0)