Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Perjalanan khusus seorang wanita berusia hampir 100 tahun ke Hanoi untuk menyaksikan parade

TPO - "Di usia 54 tahun, saya pikir takkan ada lagi kesempatan untuk mengalami peristiwa akbar serupa, jadi saya bersembunyi dari suami dan anak-anak untuk mengantar ibu mertua, agar keluarga tidak khawatir. Sebelumnya, saya hanya menonton pawai di TV, tak pernah mengantar ibu saya langsung. Kali ini, saya berusaha mewujudkan keinginannya," ujar Ibu Duyen.

Báo Tiền PhongBáo Tiền Phong28/08/2025

Keinginan Ibu Dang Thi Thinh (lahir tahun 1932, kini berusia 95 tahun) untuk pergi ke Hanoi menyaksikan parade dan memenuhi keinginannya mengunjungi Makam Paman Ho telah terwujud. Dari Provinsi Ninh Binh, Ibu Nguyen Thi Duyen, menantu Ibu Thinh, bersembunyi dari suaminya dan mengajak ibunya naik bus dari Terminal Bus Phu Ly ke Hanoi.

"Saya membawanya karena dia sudah tua dan ini mungkin terakhir kalinya dia menyaksikan peristiwa nasional yang besar," kata Ibu Duyen.

Berbicara tentang kesehatan Bapak Thinh, Ibu Duyen mengatakan bahwa beliau pernah mengalami stroke pada tahun 2000, tetapi tidak mengalami mabuk perjalanan dan kesehatannya sekarang cukup baik. Ketika beliau tiba, beliau berkata: "Luar biasa."

"Di usia 54 tahun, saya pikir saya tidak akan pernah punya kesempatan lagi untuk menyaksikan acara semegah ini, jadi saya merahasiakannya dari suami dan anak-anak saya untuk mengajak ibu mertua saya agar keluarga tidak khawatir. Sebelumnya, saya hanya menonton parade di TV, tidak pernah mengajak ibu saya secara langsung. Kali ini, saya berusaha mewujudkan keinginannya," ujar Ibu Duyen.

z6950962842512-db612e75a29f62ee58902af4fffde207.jpg

Keinginan Ibu Dang Thi Thinh (lahir tahun 1932, kini berusia 95 tahun) untuk pergi ke Hanoi menyaksikan parade dan memenuhi keinginannya mengunjungi makam Paman Ho telah terwujud. Dari Provinsi Ninh Binh , Ibu Nguyen Thi Duyen, menantu Ibu Thinh, bersembunyi dari suaminya dan mengajak ibunya naik bus dari Terminal Bus Phu Ly ke Hanoi.

Pasangan ini berencana menyewa kamar motel untuk bermalam dan mengunjungi makam Paman Ho besok pagi, sesuai permintaan ibu mertuanya. Menurut Ibu Duyen, ia memilih untuk pulang lebih awal untuk menghindari hari-hari yang padat pada tanggal 31 Agustus, 1 September, dan 2 September, yang menyulitkan para lansia untuk bepergian. Selain perjalanan bersama ibu mertuanya, ia berencana untuk kembali ke Hanoi pada tanggal 31 bersama saudara dan cucu-cucunya.

Di tengah kerumunan yang berbondong-bondong ke acara tersebut, ibu dan anak itu pun ikut serta dalam irama, tetapi selalu memperhatikan dan mengikuti arahan petugas polisi untuk memastikan kesehatan sang kakek. "Ibu saya berbakti dan selalu mengingatkan anak-anak dan cucu-cucunya untuk bersyukur, untuk menengok ke akar mereka, dan menunjukkan kebanggaan pada tanah air mereka, negara yang telah membesarkan mereka," kata Ibu Duyen.

Lapisan memori lain yang disebutkan oleh Ibu Duyen adalah akar keibuannya, rumah tempat orang tuanya dulu membesarkan kader, dan menggali ruang bawah tanah sebagai tempat berlindung dan tempat kerja. Selama perang, bank juga menggunakan ruang bawah tanah itu sebagai tempat tinggal para kader, menyimpan uang, dan mengurus pekerjaan. Dari pihak suaminya, tradisi perlawanan bahkan lebih jelas. Ibu Dang Thi Thinh adalah seorang gerilyawan di komune Liem Tuyen, dan dianugerahi penghargaan atas kontribusinya dalam perlawanan dan pertempuran. Beliau (ayah mertua Ibu Duyen) adalah seorang veteran dan tentara.


Source: https://tienphong.vn/hanh-trinh-dac-biet-cua-cu-ba-gan-100-tuoi-ve-ha-noi-xem-dieu-binh-post1773261.tpo




Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk