"Jenazahnya ditemukan pada hari Sabtu dan dibungkus kain kafan pada hari Minggu setelah dimandikan," kata sumber tersebut, seraya menambahkan: "Pemakaman dan penguburannya belum direncanakan."
Pemimpin Hizbullah Lebanon, Sayyed Hassan Nasrallah, berpidato pada tahun 2013. Foto: Reuters
Sebelum kematiannya pada hari Jumat ketika pesawat tempur Israel menyerang markas Hizbullah di selatan ibu kota Lebanon, Nasrallah dianggap sebagai orang paling berkuasa di negara itu. Selama lebih dari tiga dekade, ia memimpin gerakan tersebut dan dianggap sebagai lawan terbesar Israel.
Serangan udara hari Jumat juga menewaskan Ali Karake, komandan tertinggi kelompok itu di Lebanon selatan, kata Hizbullah pada hari Minggu.
Laporan itu tidak menyebutkan nama orang lain yang tewas bersama Nasrallah dan Karake. Namun, militer Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa "lebih dari 20 teroris lain dari berbagai tingkatan" juga tewas dalam serangan itu.
Pihak berwenang Lebanon memperkirakan jumlah korban tewas sementara sebanyak enam orang, tetapi mengingat skala kerusakan yang terjadi, jumlah korban tewas bisa lebih tinggi.
Wilayah selatan Beirut, serta Lebanon selatan dan timur, telah dilanda penembakan hebat Israel sejak Senin lalu. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan setidaknya 1.000 orang tewas dan jutaan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Bui Huy (menurut AFP, CNA)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/nguon-tin-hezbollah-cho-biet-thi-the-cua-lanh-dao-nasrallah-da-duoc-tim-thay-post314500.html
Komentar (0)