.jpg)
Menguasai teknologi AI selangkah demi selangkah
Koperasi Buah Naga Bersih Hoa Le (Kelurahan Ham Thuan) tidak hanya menyediakan buah segar untuk ekspor, koperasi ini saat ini memiliki 17 produk olahan buah naga yang memenuhi standar OCOP bintang 3-4 dan 5 produk industri pedesaan yang khas. Ibu Nguyen Hoang Thu Huong, perwakilan Koperasi Buah Naga Bersih Hoa Le, mengatakan: "Sebelumnya, saya pernah mendengar tentang teknologi AI, tetapi tidak tahu bagaimana menerapkannya secara mendalam pada produksi, bisnis, dan promosi produk. Baru-baru ini, setelah mengikuti pelatihan tentang penerapan AI dalam promosi dagang yang diselenggarakan oleh Dinas Pengelolaan Mutu Produk Pertanian dan Pembangunan Pedesaan provinsi, saya telah menerapkan banyak pengetahuan dalam praktik. Misalnya, mengedit gambar produk agar lebih tajam dan realistis saat diunggah di platform digital; menulis konten promosi yang menarik dan terfokus berkat perangkat AI yang memberikan lebih banyak ide."
Selain itu, AI juga membantu koperasi mengakses lebih banyak proses perawatan buah naga, serta cara menggunakan obat dan pupuk secara wajar dan efektif. Pada tahap pengolahan, ia juga mempelajari banyak formula baru, yang menciptakan perbedaan pada produknya.
Berkat pelatihan ini, bisnis dan koperasi menjadi terbiasa dengan perangkat seperti ChatGPT, Canva, Google Gemini, Microsoft Copilot, dll. Dari sana, mereka dapat menerapkannya untuk menulis artikel penjualan, mendesain gambar, merencanakan pekerjaan, atau memproses laporan internal. Beberapa konten yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam kini hanya membutuhkan beberapa menit untuk mendapatkan hasil yang disarankan, sehingga membantu koperasi menghemat banyak waktu dan tenaga. Khususnya, beberapa koperasi juga mulai mempelajari proses pengembangan "karyawan AI" - asisten digital yang melakukan tugas-tugas khusus untuk mengotomatiskan proses kerja. Seorang perwakilan dari sebuah bisnis makanan laut menambahkan bahwa saat ini bisnis-bisnis tersebut secara aktif menerapkan AI untuk tugas-tugas yang sebelumnya dilakukan oleh manusia, seperti membuat konten kreatif, mengoptimalkan pesan iklan, merancang kampanye, dan mendukung penjualan.
Upaya dalam perlombaan teknologi digital
Meskipun banyak perangkat AI semakin mudah diakses dan biaya implementasi menurun, koperasi dengan berani beradaptasi dalam persaingan untuk meningkatkan nilai produk, mengoptimalkan operasional, dan menjangkau pelanggan secara lebih efektif dalam lingkungan digital yang semakin kompetitif. Baik pelaku bisnis maupun koperasi sepakat bahwa penerapan perangkat ini membantu manajemen koperasi menghemat waktu dalam berbagai tahap, menciptakan kondisi untuk memfokuskan sumber daya pada pengembangan produk dan promosi perdagangan.
Dapat dikatakan bahwa meskipun sektor ekonomi kolektif, yang diwakili oleh koperasi, seperti "pendatang terlambat tetapi berkembang pesat" berkat dukungan program pelatihan teknologi berbasis lokal, solusi AI secara khusus dirancang khusus untuk menyesuaikan dengan model organisasi koperasi yang berskala kecil dan fleksibel, sehingga implementasinya tidak terlalu mahal tetapi memberikan nilai tambah yang besar.
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa koperasi masih menghadapi tantangan yang signifikan, terutama dalam hal infrastruktur digital dan sumber daya manusia yang berpengetahuan luas tentang teknologi baru. Dalam konteks AI yang merambah ke segala bidang, keinginan untuk belajar dan berubah selangkah demi selangkah di kalangan koperasi merupakan bukti nyata bahwa teknologi tidak hanya untuk organisasi dan perusahaan dengan potensi finansial yang besar. Berkat strategi dan semangat inovasi yang tepat, orientasi dan dukungan yang tepat, koperasi di provinsi ini dapat sepenuhnya "berakselerasi" di era digital, berkontribusi dalam memperbarui citra ekonomi kolektif di era digital.
Sumber: https://baolamdong.vn/hop-tac-xa-co-the-but-toc-voi-ai-381874.html
Komentar (0)