Kementerian Ekonomi Rusia menyatakan bahwa penilaian IMF tersebut merupakan prakiraan negatif bagi perkembangan ekonomi negara tersebut. (Sumber: The Moscow Times) |
Posisi di atas persis sama dengan peringkat 10 tahun lalu.
Namun, untuk pertama kalinya, Rusia kehilangan posisi terdepannya di kawasan pasca-Soviet (kecuali negara-negara Baltik). Kazakhstan telah melampauinya dengan pendapatan per kapita sebesar $14.770.
Sementara itu, Kementerian Ekonomi Rusia mengatakan penilaian IMF merupakan ramalan negatif bagi perkembangan ekonomi negara itu dan tidak sesuai dengan kenyataan.
Dalam beberapa tahun terakhir, paritas daya beli (PPP) telah menjadi kriteria populer di kalangan pejabat untuk membandingkan ekonomi Rusia dengan negara lain.
Dengan perhitungan ini, nilai tukar USD dan fluktuasinya tidak diperhitungkan, yang memungkinkan negara berkembang naik peringkat.
Rusia menempati peringkat keempat di dunia dalam hal PDB yang dihitung berdasarkan PPP, tetapi membandingkan indikator ini di berbagai negara tidak sepenuhnya akurat karena sifat perhitungannya yang spesifik.
Bagi Kazakhstan, peningkatan peringkatnya lebih dari sekadar simbolis.
Pengakuan internasional atas keberhasilan ekonomi Kazakhstan dapat meningkatkan daya tarik negara tersebut, termasuk dengan memperluas investasi.
10 negara teratas dalam peringkat IMF tahun 2025 tetap sama seperti tahun 2015, hanya dengan beberapa posisi yang berubah.
Secara khusus, Luksemburg mempertahankan posisi terdepannya, dengan PDB per kapita sebesar 140.940 USD (2015: 106.710 USD). Irlandia naik dari posisi keenam ke posisi kedua (108.920 USD). Sementara itu, Swiss (104.900 USD) turun dari posisi kedua ke posisi ketiga.
Sumber: https://baoquocte.vn/imf-danh-gia-kinh-te-nga-mat-vi-tri-dan-dau-trong-khong-gian-hau-xo-viet-moscow-noi-gi-324789.html
Komentar (0)