Para ahli MIT mengembangkan teknologi pencetakan 3D yang 10 kali lebih cepat daripada proses pencetakan 3D logam serupa, meskipun masih terbatas dalam estetika.
Pencetakan 3D komponen furnitur menggunakan logam cair. Video : MIT
Dalam sebuah studi baru, Institut Teknologi Massachusetts (MIT) mencetak 3D komponen furnitur seperti rangka dan kaki meja serta kursi dengan logam cair, menghasilkan komponen yang kokoh hanya dalam hitungan menit, lapor Design Boom pada 26 Januari. Proses pencetakan dimulai dengan menyemprotkan logam cair, khususnya aluminium, ke dalam bentuk yang telah dirancang sebelumnya. Logam cair tersebut dengan cepat mengeras dan membentuk.
Teknologi Liquid Metal Printing (LMP) memungkinkan pencetakan 3D 10 kali lebih cepat daripada proses pencetakan 3D logam serupa, menurut para peneliti. Peleburan logam juga bisa lebih efisien daripada beberapa metode lain, karena logam lebih mudah ditemukan dan terdapat banyak skrap yang dapat didaur ulang.
LMP memang menjanjikan, tetapi memiliki keterbatasan, kata Skylar Tibbits, seorang profesor madya di Departemen Arsitektur MIT dan anggota tim peneliti. Misalnya, teknologi ini memungkinkan pencetakan objek besar dengan cepat, tetapi resolusi dan estetikanya kurang tinggi. Objek yang dicetak memiliki permukaan yang kasar dan tidak rata.
"Namun, sebagian besar hal yang dibangun di dunia manusia, seperti meja dan bangunan, tidak memerlukan resolusi yang sangat tinggi. Sementara itu, kecepatan, skala, pengulangan, dan konsumsi energi merupakan parameter penting," ujar Skylar Tibbits.
Tim MIT juga menciptakan mesin yang dapat melelehkan aluminium, menampung logam cair, lalu menyemprotkannya melalui nosel keramik dengan bentuk yang telah dirancang sebelumnya. "Aluminium cair menghancurkan hampir semua yang dilewatinya. Kami mulai dengan nosel baja tahan karat, lalu beralih ke titanium, dan akhirnya keramik. Namun, nosel keramik pun bisa tersumbat karena panas tidak selalu merata di seluruh nosel," ujar Zain Karsan, mahasiswa PhD di ETH Zurich.
LMP memungkinkan pencetakan 3D cepat untuk komponen furnitur dan objek lain menggunakan logam cair. Karena aluminium cair mendingin hanya dalam beberapa menit, pengguna dapat langsung menggunakan produk yang baru dibuat. Tim juga menemukan bahwa semakin besar aluminium yang dilelehkan, semakin cepat printer dapat beroperasi. Ke depannya, mereka ingin menemukan cara untuk menjaga suhu di nosel tetap stabil dan mencegah logam cair menempel, sekaligus menciptakan aliran material yang lebih baik dan menemukan solusi desain yang meningkatkan keseragaman dan kehalusan produk.
Thu Thao (Menurut Desain Boom )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)