Daily Mail melaporkan bahwa pada 21 Juni, Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir penting di Iran. Oleh karena itu, enam pesawat pengebom siluman B-2 AS menjatuhkan 12 bom penghancur bunker di fasilitas nuklir Fordow, 128 km selatan Teheran.
Trump mengumumkan bahwa fasilitas nuklir Fordow Iran telah dihancurkan. Kapal selam AS juga meluncurkan 30 rudal Tomahawk, menghancurkan dua fasilitas nuklir Iran lainnya di Natanz dan Isfahan.

Menteri luar negeri Iran mengutuk serangan itu sebagai "sangat berbahaya dan ilegal."
"Tindakan ini absurd dan akan berdampak jangka panjang. Iran akan mengambil segala langkah untuk melindungi kedaulatan , kepentingan, dan rakyatnya," ujar Menteri Seyed Abbas Araghchi.

Israel dihantam rentetan rudal pada pagi hari tanggal 22 Juni ketika Iran melancarkan serangan balasan. Bangunan-bangunan di Tel Aviv rusak parah dan beberapa orang dilaporkan terluka.
Hanya 48 jam sebelumnya, Presiden Trump mengatakan dia akan membuat keputusan apakah akan mengirim pesawat pengebom AS untuk membantu Israel menghancurkan program nuklir Iran "dalam waktu dua minggu" karena masih ada peluang untuk solusi diplomatik.
Tetapi keadaan berubah sangat cepat ketika Tn. Trump yakin bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tidak akan pernah secara sukarela melepaskan tujuannya mengembangkan bom nuklir.
>>> Pembaca diundang untuk menonton lebih banyak video : Iran membalas dendam terhadap Israel
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/iran-khong-kich-du-doi-israel-sau-don-tan-cong-cua-my-post1549628.html
Komentar (0)