Ada dua jenis utama tabir surya di pasaran saat ini: mineral dan kimia - Foto: FREEPIK
Tim VERIFY WCNC Charlotte menganalisis temuan terbaru dari Kelompok Kerja Lingkungan (EWG) tentang tabir surya saat ini.
EWG telah merilis panduan tahunannya untuk tabir surya sejak 2007. Tahun ini, kelompok tersebut mengevaluasi 2.204 produk dengan peringkat faktor perlindungan matahari (SPF) dan menemukan bahwa hanya 498 yang memenuhi standar keamanannya.
Ada dua jenis utama tabir surya di pasaran saat ini: mineral dan kimia .
Akademi Dermatologi Amerika (AAD) menegaskan bahwa jika bahan aktif dalam tabir surya mengandung titanium dioksida atau seng oksida, maka tabir surya tersebut adalah tabir surya mineral.
Menurut EWG, produk-produk ini dianggap sebagai pilihan teraman. Produk-produk ini khususnya direkomendasikan untuk anak-anak dan orang-orang dengan kulit sensitif.
"Ada beberapa kondisi kulit, terutama ketika pasien memiliki masalah pigmentasi, di mana saya seringkali lebih memilih tabir surya mineral," kata Dr. Alyssa Daniel dari Metrolina Dermatology Center (USA).
Tabir surya kimia, yang sering kali mengandung lebih banyak bahan aktif dan lebih mudah diaplikasikan pada kulit, tetap menjadi pilihan yang populer.
Namun, masih banyak perdebatan mengenai dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan. Para ahli sepakat bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk lebih memahami efek bahan-bahan ini.
Soal SPF, semakin tinggi tidak selalu lebih baik . Menurut AAD, tabir surya dengan SPF 30 dapat menghalangi sekitar 97 persen sinar UVB dari matahari.
Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menekankan bahwa penggunaan ulang sangat penting. Tabir surya harus digunakan kembali setiap dua jam, atau lebih sering jika Anda berenang atau berkeringat, untuk menjaga perlindungan.
Menurut Women's Health , kebanyakan tabir surya tidak mencantumkan berapa banyak tabir surya yang harus dioleskan. Seringkali, instruksinya hanya mengatakan "oleskan secukupnya." Dan salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan orang adalah tidak mengoleskan tabir surya secukupnya.
Para ahli mengatakan Anda membutuhkan sekitar seperempat dosis untuk wajah dan leher. Cara mudah untuk mengukurnya adalah dengan meremas strip tabir surya dari ujung jari hingga pangkalnya, lalu mengoleskannya pada jari telunjuk dan jari tengah.
Jangan lupa juga untuk mengoleskan tabir surya ke telinga, kelopak mata, dan dahi. Ketiga area ini sering kita lupakan, tetapi rentan terhadap sengatan matahari. Untuk tubuh, segelas kecil tabir surya saja sudah cukup.
Sumber: https://tuoitre.vn/kem-chong-nang-loai-nao-tot-nhat-de-dung-trong-mua-he-20250702135946966.htm
Komentar (0)