Bermain di kandang sendiri, tim Belgia bermain dengan percaya diri dan memiliki peluang untuk membuka skor pada menit ke-23. William Saliba melanggar Openda di kotak penalti, yang memberi Belgia penalti. Namun, Youri Tielemans gagal memanfaatkan situasi dan tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Sepuluh menit kemudian, Belgia kebobolan gol pertama mereka. Bek tuan rumah menyentuh bola dengan tangannya di kotak penalti, yang menghasilkan penalti. Randal Kolo Muani melepaskan tembakan akurat, menaklukkan kiper Casteels dan membawa Prancis unggul. Di masa injury time babak kedua, Belgia menyamakan kedudukan 1-1 berkat Openda. Ia menyambut umpan silang impresif dari Timothy Castagne dan menyundul bola ke gawang.
Setelah jeda, kedua tim terus bermain terbuka. Belgia melepaskan 11 tembakan ke gawang Mike Maignan, tetapi gagal mencetak gol lagi. Sebaliknya, Prancis hanya membutuhkan 1 tembakan tepat sasaran untuk mencetak gol penentu. Pada menit ke-62, Lucas Digne melepaskan umpan silang ke kotak penalti, sebelum Kolo Muani menyundul bola ke gawang Casteels. Prancis sebenarnya bisa saja mencetak gol ketiga, tetapi gol Kone dianulir karena handball Kolo Muani.
Pada akhirnya, Prancis mengalahkan Belgia 2-1 dan mempertahankan posisi kedua Grup A2 dengan 9 poin setelah 4 pertandingan. Ini adalah kemenangan kelima Prancis secara beruntun atas Belgia. Tim asuhan Domenico Tedesco saat ini berada di peringkat ketiga dengan 4 poin.
Kolo Muani mencetak 2 gol untuk membantu Prancis mengalahkan Belgia.
Di Grup A2, Italia melanjutkan performa apiknya dengan kemenangan 4-1 atas Israel. Para pencetak gol Italia adalah Retegui, Di Lorenzo (2 gol), dan Frattesi. Di sela-sela gol tim biru, terdapat gol dari pemain Abu Fani (Israel) pada menit ke-66. Italia saat ini memimpin Grup A2 dengan rekor tak terkalahkan, meraih 10 poin setelah 4 pertandingan. Israel berada di dasar klasemen dengan 4 kekalahan.
Di Grup A3, Jerman juga menikmati kemenangan gemilang. Jerman menggilas Belanda dengan melepaskan 13 tembakan ke gawang Verbruggen. Namun, baru pada menit ke-64 Die Mannschaft mencetak gol pertama dan satu-satunya melalui Jamie Leweling. Kemenangan ini membantu Jerman mempertahankan posisi puncak Grup A3 dengan 10 poin.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/ket-qua-nations-league-ngay-15-10-phap-italy-duc-dong-loat-thang-ar901862.html
Komentar (0)