Baru-baru ini, desa sayur Tra Que ( provinsi Quang Nam ) masuk dalam daftar 55 "Desa Wisata Terbaik di Dunia" untuk tahun 2024, yang dipilih oleh Organisasi Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa. Desa ini juga merupakan satu-satunya perwakilan dari Vietnam yang memenangkan penghargaan ini.
Temukan Desa Sayur Tra Que - Desa Wisata Terbaik Vietnam Tahun 2024
Rabu, 11 Desember 2024, 11:00 AM (GMT+7)
Baru-baru ini, desa sayur Tra Que (provinsi Quang Nam) masuk dalam daftar 55 "Desa Wisata Terbaik di Dunia " untuk tahun 2024, yang dipilih oleh Organisasi Pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa. Desa ini juga merupakan satu-satunya perwakilan dari Vietnam yang memenangkan penghargaan ini.
Didirikan pada abad ke-16, terletak 3 km dari Kota Tua Hoi An dan 20 km dari Da Nang, Desa Sayur Tra Que berada di sebuah pulau yang dikelilingi oleh Sungai Co Co dan Laguna Tra Que. Tanah aluvial berpasir dan iklim yang sejuk di sini memungkinkan penduduk setempat untuk mengembangkan tradisi pertanian sayur organik yang telah berlangsung lama.
Sebelumnya, kebun sayur tersebar di antara rumah-rumah, dan lahan pertanian tidak rata karena penduduk menggali kolam dan danau untuk irigasi. Lebih dari 20 tahun yang lalu, pemerintah merencanakan pengembangan pariwisata, rumah-rumah direlokasi, dan kolam serta danau diurug untuk menciptakan lahan pertanian sayur yang rapi dan berbentuk persegi dengan jalan setapak yang lurus.
Saat ini, Tra Que memiliki 202 rumah tangga dengan 326 petani, yang mengolah lahan seluas 18 hektar. Penduduknya ahli dalam menanam 20 jenis tanaman, dan desa ini setiap hari menerima ribuan wisatawan untuk berwisata dan menikmati pengalaman. Pada April 2022, pertanian sayuran di Tra Que diakui oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata sebagai warisan budaya takbenda nasional, yang termasuk dalam kategori pengetahuan rakyat dan kerajinan tradisional.
Para petani di desa tersebut menggunakan rumput laut yang dipanen dari sungai dan rawa, serta pupuk kandang, tanpa menggunakan bahan kimia atau pestisida. Sayuran yang dihasilkan dijamin bersih, aman bagi kesehatan konsumen, dan ramah lingkungan.
Setiap hari, Tra Que dibuka untuk pengunjung dengan biaya masuk 35.000 VND per orang. Pengunjung dapat berjalan kaki atau bersepeda di sekitar ladang. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari atau sore hari, untuk menghindari panas terik sambil tetap menyaksikan pemandangan orang-orang yang bekerja di ladang.
Di kebun tersebut, pengunjung dapat merasakan proses menanam sayuran dengan bimbingan dari penduduk setempat.
Di Tra Que, penduduk setempat melestarikan varietas sayuran asli yang telah ada selama ratusan tahun. Karakteristik unggul dari varietas tradisional ini adalah rasanya yang lezat, kesesuaiannya dengan tanah, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta hasil panen yang stabil.
Para wisatawan dengan antusias menggunakan tongkat dorong untuk menyirami setiap baris sayuran, masing-masing memegang ember berisi air.
Konon, sekitar abad ke-18, seorang raja yang sedang melakukan perjalanan di sepanjang Sungai Đế Võng berhenti di desa ini dan mencicipi sejenis sayuran. Ia memperhatikan aroma sayuran tersebut mirip teh dan rasa pedasnya mirip kayu manis, sehingga ia menamai desa itu Trà Quế (Kayu Manis dan Teh). Sayuran yang ditanam di sini memiliki aroma yang lebih harum daripada sayuran dari daerah lain.
Desa ini juga memiliki peninggalan sejarah seperti kuil Dewa Bumi, kuil Lima Elemen, makam Bapak Nguyen Van Dien, adat pemujaan Cau Bong, serta berbagai tradisi, kepercayaan, dan budaya kuliner yang dilestarikan dan dipromosikan secara efektif.
Para pemimpin Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Quang Nam menyampaikan bahwa pengakuan Tra Que sebagai "Desa Wisata Terbaik di Dunia" pada tahun 2024 akan berkontribusi dalam menghargai nilai, menyebarkan merek, dan mempromosikan pariwisata di Hoi An dan Quang Nam kepada wisatawan internasional.
Tuliskan sebuah doa
Sumber: https://danviet.vn/kham-pha-lang-rau-tra-que-lang-du-lich-tot-nhat-nam-2024-20241210142002915.htm






Komentar (0)