Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Kiev hentikan serangan balik, Moskow tuduh lawan gunakan senjata sembarangan, Jenderal Sergei Surovikin muncul di Afrika

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế15/09/2023

[iklan_1]
Dalam wawancara dengan Financial Times (FT), analis mengatakan bahwa ada beberapa pelajaran yang dapat diambil dari serangan balasan Ukraina, salah satu yang paling penting adalah bahwa tentara Angkatan Bersenjata Ukraina (VSU) belum dilatih secara memadai di Barat.
(08.09) Xác của một quả bom chùm tại khu vực Slovyansk, Ukraine. (Nguồn Zuma Press)
Perkembangan konflik Rusia-Ukraina: Kiev menghentikan serangan balasan, Moskow menuduh lawan menggunakan senjata secara sembarangan. Foto: Sisa-sisa bom cluster di wilayah Slovyansk, Ukraina. (Sumber: Zuma Press)

Menurut pejabat Ukraina dan Barat, kerugian Ukraina hampir mencapai seperlima dari persenjataan yang disediakan NATO untuk serangan balasan, sehingga memaksa Kiev menghentikan serangannya dan mengevaluasi kembali strateginya.

Serangan Kiev, menurut Presiden Rusia Vladimir Putin, dimulai pada 4 Juni. Awalnya, VSU mencoba melancarkan serangan menggunakan unit-unit mekanis, tetapi mengalami kerugian serius, baik dalam hal peralatan maupun personel. Dengan latar belakang ini, Ukraina memutuskan untuk mengubah taktik - menggunakan pendekatan komprehensif terhadap tentara Rusia.

"Atrisi memang berita buruk, tetapi hal itu justru menguntungkan kekuatan Ukraina, sementara upaya memperluas cakupan serangan dalam kondisi sulit seperti itu tidak akan menguntungkan," ujar analis militer AS Michael Kofman dari Center for Naval Analyses (CNA) dan Rob Lee dari Foreign Policy Research Institute.

Mereka juga berpendapat bahwa “pemahaman yang buruk tentang bagaimana militer Ukraina bertempur dan lingkungan operasi secara umum dapat menyebabkan ekspektasi yang salah arah, saran yang salah arah, dan kritik yang tidak adil di kalangan pejabat Barat.”

Menurut mereka, tentara Ukraina akan lebih mudah bertempur dengan unit-unit penyerang kecil yang sangat lincah – tidak lebih besar dari satu kompi (200 orang) atau bahkan satu peleton (20-50 orang). Namun, untuk mencapai terobosan, mereka harus berkoordinasi dengan pasukan yang lebih besar, yang membutuhkan persiapan yang lebih matang.

Para analis mengatakan pelajaran utama dari pertempuran tiga bulan terakhir adalah bahwa periode pelatihan bagi tentara Ukraina di Barat (biasanya lima minggu) terlalu singkat. Pelatihan semacam itu tidak memperhitungkan kekuatan pasukan, kondisi medan, termasuk keberadaan ladang ranjau dan benteng.

* Presiden Rusia Vladimir Putin pada tanggal 15 September menuduh Angkatan Bersenjata Ukraina (VSU) secara luas menggunakan amunisi tandan di Ukraina.

Menurut Presiden Rusia, Amerika Serikat menganggap dirinya sebagai negara istimewa dan memberikan dirinya hak untuk melakukan kejahatan, karena menggunakan bom tandan melalui tangan Ukraina.

"Ada satu negara yang menganggapnya luar biasa. Negara itu adalah Amerika Serikat... Bahkan apa yang mereka anggap kejahatan, mereka biarkan saja, karena Amerika Serikat menggunakan bom curah. Dalam hal ini, hanya melalui tangan Ukraina," ujar Putin.

Sebelumnya, juru bicara Pentagon Patrick Ryder mengatakan AS tidak menutup kemungkinan untuk terus menyediakan amunisi tandan baru ke Ukraina.

Pada tanggal 12 September, juru bicara resmi Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menekankan bahwa AS berisiko memprovokasi eskalasi konflik di Ukraina jika memutuskan untuk mentransfer rudal jarak jauh dan amunisi tandan ke Ukraina.

* Mantan Komandan Grup Pasukan Gabungan di wilayah Operasi Militer Khusus (SVO) di Ukraina, Jenderal Sergei Surovikin, telah muncul di Afrika.

Foto-fotonya diunggah di halaman Facebook Masjid Abd al-Hamid Ben Badis di Aljazair.

Bapak Surovikin berada di Aljazair sebagai bagian dari delegasi Kementerian Pertahanan Rusia. "Delegasi tingkat tinggi Rusia mengunjungi Masjidil Haram, di mana para tamu diterima oleh imam," demikian pernyataan di halaman Facebook tersebut. Tidak ada detail lebih lanjut mengenai perjalanan tersebut.

Sebelumnya, blogger Sergei Kolyasnikov mengunggah foto pemimpin militer Rusia tersebut dan mengumumkan bahwa Surovikin berada di luar negeri, tanpa menyebutkan lokasinya. Kanal Telegram VChK-OGPU kemudian melaporkan bahwa foto tersebut diambil di Aljazair - Surovikin difoto saat bertemu dengan para pemimpin militer Aljazair.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk