Pada tanggal 5 Februari, Komite Rakyat provinsi Kon Tum mengatakan telah mengeluarkan surat perintah resmi yang mengarahkan distrik Dak Ha untuk menangani secara tegas dua rumah tangga yang secara sewenang-wenang merusak dan melanggar batas koridor jalan Ho Chi Minh.
Sebelumnya, pada bulan November 2024, Kantor Manajemen Jalan III.4 (Zona Jalan III) menemukan bahwa dua rumah tangga di distrik Dak Ha (provinsi Kon Tum) secara sembarangan membuang tanah untuk menimbun tanah dan melanggar koridor jalan Ho Chi Minh yang melalui distrik ini.
Lokasi perataan tanah secara ilegal, yang merambah infrastruktur jalan Ho Chi Minh melalui provinsi Kon Tum.
Khususnya, Bapak Ha Trong Dong dan Bapak Tran Bao Khanh, keduanya tinggal di komune Dak La (Dak Ha), melanggar infrastruktur lalu lintas jalan. Bapak Dong secara sewenang-wenang menyewa alat berat untuk membuang tanah dan meratakan tanah di koridor keselamatan jalan di Km 1536+20, yang berada di sisi jalan yang salah. Selain itu, Bapak Khanh juga secara sewenang-wenang membuang tanah dan meratakan tanah di koridor keselamatan jalan serta memasang gorong-gorong yang terhubung ke gorong-gorong drainase horizontal jalan Ho Chi Minh di Km 1536+08, yang berada di sisi jalan yang salah.
Menurut keterangan dari Kantor Pengelola Jalan Raya III.4, saat dilakukan inspeksi, rumah tangga tersebut mengaku menyewa truk dan buldoser untuk membuang dan meratakan tanah di dalam koridor keselamatan jalan dengan volume cukup besar dan membentang puluhan meter di sepanjang tepi jalan.
Setelah menemukan insiden tersebut, unit tersebut mengirimkan sejumlah dokumen kepada Komite Rakyat Komune Dak La dan Distrik Dak Ha untuk meminta arahan guna mencegah dan menangani insiden tersebut. Namun, situasi tersebut belum dicegah dan ditangani tepat waktu, dan beberapa rumah tangga dengan sengaja melanggar undang-undang tentang manajemen dan perlindungan infrastruktur lalu lintas jalan.
Menghadapi situasi di atas, Badan Pengelola Jalan Wilayah III mengirimkan dokumen permintaan kepada Komite Rakyat Provinsi Kon Tum untuk mengarahkan Komite Rakyat Distrik Dak Ha dan instansi terkait untuk segera menangani pelanggaran kedua rumah tangga tersebut.
Segera setelah menerima permintaan di atas, Komite Rakyat Provinsi Kon Tum meminta Komite Rakyat Distrik Dak Ha untuk memimpin dan berkoordinasi dengan unit terkait guna meninjau, memeriksa, dan menangani pelanggaran secara menyeluruh serta melaporkannya kepada Komite Rakyat Provinsi.
[iklan_2]
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/kon-tum-yeu-cau-xu-ly-2-ho-dan-xam-chiem-hanh-lang-duong-bo-192250205190137013.htm
Komentar (0)