Bahasa Indonesia: Pada tanggal 24 Juni, berbicara dengan VietNamNet , Tn. Dinh Phan Khoi - Kepala Departemen Administrasi Umum, Universitas Vinh (Kota Vinh, Nghe An ) mengatakan bahwa unit tersebut baru saja mengeluarkan keputusan peringatan disiplin untuk 2 staf pria yang bekerja di sekolah tersebut, Tn. Dinh Xuan Duc - Spesialis, Asisten Manajemen Mahasiswa Sekolah Pedagogis dan Tn. Nguyen Ngoc Quyen - Spesialis, Kepala Departemen Terpadu Departemen Administrasi Umum.
Menurut Bapak Dinh Phan Khoi, setelah mengetahui insiden tersebut melalui refleksi para siswi terkait perilaku kedua pejabat tersebut, pihak sekolah membentuk tim inspeksi untuk memverifikasi insiden tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tindakan Bapak Duc dan Bapak Quyen sangat merugikan kehormatan dan reputasi sekolah.
"Pihak sekolah telah meminta kedua petugas tersebut untuk memberikan penjelasan dan meminta pihak kepolisian untuk bekerja sama. Setelah kesimpulan akhir, pihak sekolah telah mengambil tindakan tegas. Berdasarkan Undang-Undang Pegawai Negeri Sipil, terdapat tiga tingkatan hukuman disiplin, yaitu teguran, peringatan, dan pemecatan. Pihak sekolah telah memberikan peringatan kepada kedua petugas tersebut," ujar Bapak Khoi.

Menurut Kepala Bagian Tata Usaha, usai kejadian, kedua petugas tersebut mengakui kesalahannya dengan jujur dan menyadari betul bahwa kejadian tersebut sangat berdampak buruk bagi sekolah.
"Pak Quyen mengaku telah menyentuh bahu siswi tersebut dan bersikap terlalu intim. Pihak sekolah telah memeriksa kamera, tetapi karena sudut pengambilan gambar tersembunyi, gambar tersebut tidak dapat terlihat sepenuhnya."
Terkait kasus Pak Duc, siswi tersebut sebelumnya telah melanggar hukum dan dikenai sanksi oleh pihak sekolah. Pak Duc adalah penanggung jawab manajemen kesiswaan, dan kemudian insiden yang dilaporkan oleh siswi tersebut terjadi. Pak Duc telah mengakui kesalahannya," tambah Pak Dinh Phan Khoi.
Sebelumnya, di media sosial, unggahan demi unggahan muncul satu demi satu dari dua mahasiswi Universitas Vinh, yang menuduh dua pejabat yang bekerja di universitas tersebut meminta dan mengirim foto-foto sensitif.
Sebuah akun Facebook menyebutkan bahwa ia adalah mahasiswa K64 di Universitas Vinh. Di akhir semester lalu, mahasiswi tersebut dikenai sanksi karena studinya dan harus bertemu dengan Bapak Duc (manajer mahasiswa Fakultas Pedagogi) untuk menyelesaikan masalah tersebut. Setelah itu, selama sebulan, mahasiswi tersebut terus-menerus menerima telepon dan pesan darinya yang meminta layanan seksual. Mahasiswi K65 tersebut juga mengunggah konten di grup Mahasiswa Universitas Vinh yang menuduh seorang pejabat universitas bernama Quyen melakukan pelecehan seksual terhadapnya ketika ia datang untuk meminta transkrip akademiknya disahkan oleh notaris.

Sumber: https://vietnamnet.vn/ky-luat-canh-cao-2-can-bo-truong-dai-hoc-vinh-bi-nu-sinh-to-ga-gam-2414463.html
Komentar (0)