Merefleksikan kesulitan yang saya alami saat mendaftarkan anak-anak ke sekolah
Peristiwa tersebut melibatkan Ibu Nguyen Thi Hai (Distrik 2, Distrik Chanh Phu Hoa, Kota Ben Cat) yang pergi untuk mendaftarkan keponakannya NTGH (siswa kelas 7 di provinsi Thanh Hoa, orang tua yang tinggal di pedesaan miskin, anak tersebut pergi ke Binh Duong untuk tinggal bersama bibinya, Ibu Hai), mendaftar untuk masuk kelas 8 di Sekolah Menengah Chanh Phu Hoa (Distrik Chanh Phu Hoa, Kota Ben Cat).
Menurut laporan Ibu Hai, pada tanggal 16 Agustus, beliau pergi ke Sekolah Menengah Chanh Phu Hoa untuk mendaftar masuk NTGH dan mendapatkan sertifikat penerimaan setelah aplikasi tersebut lengkap dan sah. Pihak sekolah menginstruksikan agar registrasi rumah tangga anak tersebut dipindahkan dari Distrik 4 ke Distrik 7. Karena rumah tersebut saat ini berada di Distrik 4, suami Ibu Hai adalah kepala rumah tangga. Sementara itu, Ibu Hai (bibi H) baru saja memindahkan registrasi rumah tangganya ke rumah yang baru dibeli di Distrik 7, di Distrik yang sama di Chanh Phu Hoa.
Keluarga Ibu Hai melakukan seperti yang diminta, namun proses penarikan aplikasi dan permintaan surat pengantar membutuhkan waktu dan hasil dari pihak berwenang.
Karena cemas menjelang tahun ajaran baru, pada tanggal 29 Agustus, Ibu Hai pergi ke sekolah dengan harapan Kepala Sekolah Menengah Chanh Phu Hoa akan menerima permohonan tersebut agar anaknya dapat hadir tepat waktu untuk upacara pembukaan. Namun, Kepala Sekolah menjawab: tunggu surat keterangan domisili di Distrik 7 untuk menerimanya.
Ibu Hai bertanya-tanya mengapa ia tidak diterima di sekolah tersebut meskipun ia memiliki tempat tinggal terdaftar di Distrik 4, Distrik Chanh Phu Hoa. Kepala sekolah menjawab bahwa NTGH tidak memiliki hubungan keluarga dengan kepala keluarga (suami Ibu Hai). Ibu Hai meminta untuk menunjukkan akta nikah dan akta kelahirannya sebagai bukti identitas, tetapi tetap tidak diterima.
"Keluarga saya kesulitan mendaftarkan anak saya ke sekolah tanpa alasan yang jelas. Anak-anak yang memiliki akta kelahiran berhak bersekolah. Persyaratan konfirmasi tempat tinggal untuk mengidentifikasi identitas terlalu rumit, sehingga menyulitkan para pekerja dari provinsi lain yang datang ke Binh Duong untuk tinggal dan belajar," ujar Ibu Hai.
Pasti menerima siswa
Para wartawan dari Surat Kabar Lao Dong telah meneruskan refleksi di atas kepada para pemimpin Kota Ben Cat. Para pemimpin kota segera memerintahkan verifikasi awal, dan pada saat yang sama, menambahkan bahwa saat ini sekolah-sekolah di kota tersebut kelebihan beban.
Menanggapi hal tersebut, Ibu Tran Thi Thao, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ben Cat, mengatakan bahwa ia telah memverifikasi kejadian tersebut. Pihak sekolah menjelaskan bahwa penyebabnya adalah ketidakjelasan wali murid. Seharusnya suami Ibu Hai yang mendaftar untuk program H, tetapi Ibu Hai yang mendaftar. Namun, nama Ibu Hai tidak tercantum dalam buku registrasi rumah tangga. Pihak sekolah ingin memberikan instruksi di atas agar dokumen-dokumen tersebut sah untuk perwalian. Hal ini dilakukan untuk memenuhi tanggung jawab hukum wali murid di masa mendatang, dan pihak sekolah tidak ingin mempersulit masyarakat.
Ibu Tran Thi Thao mengatakan bahwa setelah berdiskusi dengan pihak sekolah, mereka pasti harus menerima siswa tersebut karena ia berasal dari distrik Chanh Phu Hoa. Tugas selanjutnya adalah melengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan.
Tidak ada penolakan siswa
Ibu Tran Thi Thao mengatakan bahwa bertahun-tahun yang lalu, beliau telah menginstruksikan bahwa, meskipun terjadi kelebihan beban, semua anak di Ben Cat yang berusia sekolah harus diterima. Mereka dapat belajar di daerah yang tepat, atau di daerah yang berbeda (karena kelebihan beban di beberapa tempat), tetapi mereka tetap harus diterima. Misalnya, sekolah Chanh Phu Hoa memiliki 50 siswa per kelas, tetapi mereka tetap harus diterima. Tidak ada anak pekerja yang boleh ditolak. Saya harap para pekerja dapat memahami dan menyampaikan hal ini.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/ban-doc/lam-ro-phan-anh-truong-gay-kho-khi-nhap-hoc-o-binh-duong-1387281.ldo
Komentar (0)