| Wisatawan mengunjungi Hue Ecolodge |
Meningkatkan kesadaran
Sebagai salah satu destinasi hijau di Hue , Hue Ecolodge (Luong Quan, Thuy Xuan) telah menerapkan kebijakan "Dilarang Merokok" selama bertahun-tahun, dengan rambu-rambu yang ditempatkan di seluruh resor. Ibu Tran Thi Kim Lai, manajer resor, mengatakan: "Sebagian besar tamu kami adalah warga asing dari Prancis, Jerman, AS, Italia, Kanada, dll., dengan tingkat hunian yang secara konsisten mencapai 60-80% tergantung musim. Resor ini telah menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, dan indah, terutama lingkungan bebas asap rokok, untuk memberikan kesan yang baik kepada para tamu kami."
Ibu Minh Tu, seorang wisatawan dari Kota Ho Chi Minh , berbagi: “Kami sangat terkesan bahwa banyak tempat wisata di Hue menerapkan larangan merokok dengan ketat. Namun, merokok masih marak di beberapa restoran dan kafe di kota ini, menyebabkan ketidaknyamanan bagi wisatawan.”
Pada kenyataannya, kebiasaan merokok masih meluas, terutama di kalangan pria. Munculnya rokok elektrik dan produk-produk baru lainnya juga menimbulkan risiko mengurangi efektivitas pengendalian. Beberapa bisnis jasa dan sebagian wisatawan tidak sepenuhnya mematuhi peraturan yang ada.
Untuk mewujudkan perubahan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kota Hue telah menyebarluaskan informasi melalui berbagai saluran media, sekolah, tempat penginapan, dan tempat wisata. Model "Tempat Wisata Bebas Rokok" telah diterapkan di hotel, restoran, kafe, dan tempat wisata, meningkatkan kesadaran di kalangan pelaku bisnis sekaligus menyebarkan pesan kepada masyarakat, dengan organisasi dan kelompok lingkungan yang berpartisipasi dalam memantau dan mengingatkan orang untuk berhenti merokok.
Berita ini menyebar dari konferensi internasional.
Pada akhir Agustus 2025, Kota Hue akan menjadi tuan rumah Konferensi Regional Asia-Pasifik ke-9 tentang Kawasan Bebas Rokok, dengan partisipasi lebih dari 160 delegasi dari berbagai negara dan organisasi internasional. Konferensi ini, yang diselenggarakan bersama oleh Aliansi Pengendalian Tembakau Asia Tenggara (SEATCA), Yayasan Pengendalian Tembakau, dan Kementerian Kesehatan, akan bertema “Destinasi Bebas Rokok: Transformasi Industri Pariwisata di Kawasan Asia-Pasifik”.
Domilyn Villarreiz, Manajer Program Bebas Asap Rokok SEATCA, menekankan: "Tidak ada wisatawan yang ingin menghirup asap rokok bekas yang berbahaya saat tiba di destinasi wisata. Menciptakan ruang publik bebas asap rokok melindungi kesehatan dan merupakan strategi pariwisata yang cerdas."
Menurut Ibu Phan Thi Hai, Wakil Direktur Dana Pengendalian Tembakau, banyak daerah di Vietnam seperti Hue, Da Nang, dan Quang Ninh telah mempelopori penerapan model "Pariwisata Bebas Rokok". Ini bukan hanya kegiatan untuk melindungi kesehatan masyarakat tetapi juga berkontribusi pada pelestarian citra destinasi yang beradab dan ramah. "Melalui berbagai pendekatan, Hue telah menunjukkan pendekatan yang harmonis, baik dalam melestarikan warisan budaya maupun melindungi kesehatan masyarakat, menegaskan hubungan antara melindungi masyarakat dan pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan," tegas Ibu Hai.
Menurut para pemimpin Komite Rakyat Kota Hue, dengan menyadari bahwa pengendalian tembakau merupakan bagian penting dari strategi pembangunan berkelanjutan, kota ini akan terus menegakkan peraturan yang melarang merokok di situs bersejarah, sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintahan; meningkatkan kesadaran di masyarakat, terutama di sekolah dan industri pariwisata; dan berkomitmen untuk mempertahankan dan memperluas model "Kota Bebas Rokok" sehingga Hue benar-benar menjadi destinasi yang bersih dan aman.
Membangun lingkungan pariwisata bebas asap rokok adalah proses jangka panjang yang membutuhkan upaya terkoordinasi dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan wisatawan. Dengan implementasi yang terkoordinasi, penyebaran model-model teladan, dan komitmen internasional, Hue secara bertahap menegaskan posisinya sebagai "Kota Bebas Asap Rokok".
Sumber: https://huengaynay.vn/du-lich/lan-toa-mo-hinh-du-lich-khong-khoi-thuoc-158509.html






Komentar (0)