![]() |
Sergio Ramos mungkin akan kehilangan kesempatan untuk bermain di Piala Dunia 2026. |
Luis de la Fuente bersiap mengumumkan skuad Piala Dunia Spanyol pekan depan. Namun menjelang momen penting itu, hal yang paling menarik perhatian adalah ungkapan emosional sang ahli strategi berusia 64 tahun tentang Sergio Ramos.
"Keputusan tersulit sejak saya menjadi pelatih tim nasional Spanyol adalah tidak memanggil Sergio Ramos," kata De la Fuente dalam program "Mario's Journey".
Pernyataan itu menyoroti pengaruh luar biasa Ramos pada sejarah sepak bola Spanyol. Meskipun bek veteran itu tidak lagi menjadi bagian dari rencana saat ini, bayangannya masih membayangi tim nasional sebagai simbol era keemasan.
De la Fuente tidak menjelaskan secara detail alasan teknisnya, tetapi menyebut nama Ramos tepat sebelum menyelesaikan susunan pemain Piala Dunia menunjukkan bahwa dia memahami tekanan luar biasa dari keputusan tersebut.
Pakar strategi kelahiran 1961 itu juga mengungkapkan bahwa skuad Piala Dunia pada dasarnya sudah lengkap dan mungkin akan mencakup beberapa wajah baru yang belum pernah dipanggil sebelumnya. "Susunan pemain sudah diputuskan. Ada kemungkinan beberapa pemain yang belum pernah dipanggil ke tim nasional akan dimasukkan," ujarnya.
![]() |
Ramos belum melewati masa jayanya. |
De la Fuente juga menegaskan bahwa Spanyol hanya akan membawa tiga kiper ke Piala Dunia, bukan empat seperti yang banyak spekulasikan. Ketika ditanya apakah ia sudah memutuskan kiper utama, pelatih tim nasional Spanyol itu dengan percaya diri menjawab: "Ya. Saya bahkan bisa menyebutkan susunan pemain inti."
Selain masalah kepelatihan, De la Fuente juga menarik perhatian karena menyatakan ketidakpuasannya terhadap cara klub-klub La Liga mengizinkan banyak pemain top untuk bermain di luar negeri.
"Saya sangat kecewa karena pemain seperti Fabian Ruiz, Martin Zubimendi, dan Mikel Merino tidak lagi bermain di La Liga. Ketika harga mereka masih wajar, tidak ada yang mengontrak mereka. Kemudian orang-orang menghabiskan sejumlah besar uang untuk pemain yang tidak sebagus mereka," katanya.
Selain itu, De la Fuente memberikan pujian tinggi kepada Gavi, yang telah melakukan comeback yang kuat setelah dua cedera serius. “Kami tidak memberikan apa pun kepada Gavi secara cuma-cuma. Dia mendapatkannya melalui usahanya sendiri,” tegas pelatih tim nasional Spanyol itu.
De la Fuente juga mengenang masa tersulit dalam kariernya, ketika ia menganggur selama 18 bulan sebelum bergabung dengan Federasi Sepak Bola Spanyol. Dari seorang pelatih yang hampir terlupakan, kini ia bersiap memimpin "La Roja" ke Piala Dunia dengan harapan yang sangat tinggi.
Dan terlepas dari tekanan tersebut, De la Fuente menegaskan bahwa ia tidak pernah mempertimbangkan untuk meninggalkan tim jika mereka memenangkan Piala Dunia. "Tidak, sama sekali tidak. Saya tidak pernah memikirkan hal itu," tegasnya.
Sumber: https://znews.vn/loai-ramos-la-quyet-dinh-kho-khan-nhat-post1652963.html










Komentar (0)