(NLDO)- Mayor Jenderal Lance Okamura dari Angkatan Darat AS bekerja di Vietnam untuk membahas kerja sama pertahanan berkelanjutan guna mengatasi konsekuensi perang.
Pada 24 Maret, informasi dari Kedutaan Besar AS menyatakan bahwa Mayor Jenderal Lance Okamura, Wakil Komandan Urusan Sipil Angkatan Darat AS di Pasifik (USARPAC), sedang dalam perjalanan dinas ke Vietnam dari 22 hingga 25 Maret dan bertemu dengan Letnan Jenderal Senior Phung Si Tan, Wakil Kepala Staf Umum Tentara Rakyat Vietnam. Kedua belah pihak membahas kelanjutan kerja sama pertahanan untuk mengatasi konsekuensi perang sebagaimana digariskan dalam kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Vietnam dan Pernyataan Visi Bersama Vietnam-AS tentang Hubungan Pertahanan pada tahun 2024.
Angkatan Darat AS secara resmi menyerahkan Lapangan Latihan Penjinakan Bahan Peledak di Ba Vi (Lapangan Latihan Ba Vi) untuk meningkatkan kapasitas Vietnam dalam membersihkan bom dan ranjau yang belum meledak. Foto: Kedutaan Besar
Bersama Duta Besar AS untuk Vietnam Marc Knapper, Mayor Jenderal Okamura menyampaikan pidato dan memimpin upacara serah terima resmi Lapangan Latihan Penjinakan Bahan Peledak Ba Vi (Lapangan Latihan Ba Vi) untuk meningkatkan kapasitas Vietnam dalam membersihkan bahan peledak yang belum meledak (UXO). Hal ini menandai tonggak penting dalam komitmen AS untuk mengatasi konsekuensi perang dan aksi ranjau kemanusiaan antara Angkatan Darat AS di Pasifik dan Vietnam dalam konteks perayaan 30 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
"Sejak 2016, Angkatan Darat AS di Pasifik, melalui Program Aksi Ranjau Kemanusiaannya, telah mendukung upaya pembersihan ranjau yang dilakukan Pusat Aksi Ranjau Vietnam (VNMAC). Lapangan Pelatihan Ba Vi menyediakan lapangan pelatihan khusus bagi VNMAC untuk melaksanakan pelatihan aksi ranjau yang penting, terus mengembangkan instrukturnya, dan memenuhi persyaratan untuk mengelola dan melaksanakan kegiatan guna mengatasi konsekuensi perang," ujar Mayor Jenderal Okamura.
“Kemampuan Vietnam untuk berkontribusi dalam mengatasi tantangan persenjataan yang belum meledak di seluruh dunia akan semakin meningkat, memperkuat peran Vietnam sebagai anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab dan aktif, serta menunjukkan tujuan bersama untuk menjadikan Amerika Serikat, Vietnam, dan dunia lebih aman,” ujar Duta Besar Knapper.
Duta Besar juga mengakui pentingnya kerja sama para mitra LSM, termasuk Norwegian People’s Aid, PeaceTrees Vietnam, Mine Advisory Group, dan juga Pusat Aksi Ranjau Provinsi Quang Tri dalam melaksanakan pekerjaan penting ini.
Menurut Kedutaan Besar AS, mengatasi konsekuensi perang merupakan elemen fundamental dari hubungan yang kuat antara kedua negara. Kunjungan ini juga menunjukkan terjaganya kepercayaan yang telah dibangun kedua negara sejak menjalin hubungan pada tahun 1995.
Angkatan Darat AS di Pasifik berharap untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja sama masa depan dengan Vietnam, termasuk pelatihan bantuan kemanusiaan/penanggulangan bencana, dukungan medis militer, proyek teknik sipil, dan program pembangunan hubungan sipil-militer.
Lapangan Pelatihan Aksi Ranjau Kemanusiaan Ba Vi mencakup area seluas 2 hektar dengan investasi sebesar 700.000 dolar AS. Pembangunannya dijadwalkan dimulai pada tahun 2024. Lapangan pelatihan ini mematuhi Standar Aksi Ranjau Internasional (IMAS) dan dirancang untuk melatih personel aksi ranjau dalam operasi pembersihan ranjau untuk mendukung Program Nasional 504 Vietnam. Lapangan ini mencakup area pelatihan IMAS khusus untuk menangani persenjataan peledak, melakukan investigasi dan survei, melakukan operasi pembersihan ranjau, menguji peralatan, dan pelatihan prosedur pembongkaran.
Amerika Serikat adalah donor terbesar untuk survei dan pembersihan persenjataan yang belum meledak di Vietnam, menyumbang lebih dari $250 juta sejak 1993. Kedua negara menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama berkelanjutan dalam pembuangan persenjataan yang belum meledak pada Desember 2013 dan rencana untuk meningkatkan kerja sama pada 2023. Sejak 1994, dukungan AS untuk pembersihan persenjataan yang belum meledak, serta program pendidikan risiko ranjau dan proyek pengembangan masyarakat, telah secara signifikan meningkatkan mata pencaharian dan keselamatan masyarakat di Vietnam tengah.
Beberapa gambar yang disediakan oleh Kedutaan Besar:
Duta Besar AS untuk Vietnam Marc Knapper berbicara
Mayor Jenderal Lance Okamura, Wakil Komandan Urusan Sipil Angkatan Darat Pasifik AS, mengatakan
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/luc-quan-my-ban-giao-co-so-huan-luyen-ra-pha-bom-min-cho-bo-quoc-phong-196250324205720643.htm
Komentar (0)