
Banyak sekali cangkang kerang dapat ditemukan di lokasi gua batu desa Vành.
Menurut dokumen arkeologi, Gua Batu Desa Vành ditemukan dan digali pada tahun 1929 oleh arkeolog Prancis M. Colani. Ini adalah situs tempat tinggal dan pemakaman penduduk Zaman Batu, yang termasuk dalam budaya Hòa Bình, yang berasal dari sekitar 17.000 hingga 8.000 tahun yang lalu. Melalui berbagai penggalian, para peneliti telah menemukan ratusan artefak batu, tulang, cangkang moluska, dan lapisan budaya setebal hampir 4 meter, yang dengan jelas mencerminkan kehidupan penduduk kuno tersebut.
Penduduk setempat masih biasa menyebut gua batu itu sebagai "gua siput" karena lantai gua batu tersebut dipenuhi dengan cangkang siput yang tak terhitung jumlahnya yang terkumpul selama ribuan tahun. Bagi masyarakat dusun Vành, situs ini bukan hanya situs arkeologi tetapi juga tempat yang sangat terkait dengan kenangan, kehidupan, dan kebanggaan komunitas Muong.
Bapak Bui Van Hoa, seorang warga dusun Vanh, berbagi: “Sejak kecil, kakek-nenek kami telah bercerita tentang gua batu ini. Masyarakat di dusun selalu sadar akan pentingnya melestarikannya, tidak menggembalakan ternak atau melakukan apa pun yang dapat memengaruhi situs bersejarah ini. Semua orang berharap tempat ini akan tetap terjaga untuk waktu yang lama sehingga generasi mendatang akan lebih memahami asal-usul tanah kelahiran mereka.”

Di bawah lereng berbatu desa Vành, terdapat banyak cangkang siput gunung yang telah terkumpul selama ribuan tahun.
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan upaya pelestarian sektor budaya, pemerintah komune Yen Phu secara teratur berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai situs bersejarah tersebut. Jalan menuju situs tersebut secara bertahap diperbaiki, dan sanitasi lingkungan dijaga untuk melestarikan lanskap alam di daerah tersebut.
Komune Yen Phu sedang melaksanakan proyek pelebaran jalan menuju situs bersejarah dengan total anggaran sekitar 2 miliar VND dari dana investasi publik. Proyek ini diharapkan dapat mempermudah perjalanan, meningkatkan konektivitas transportasi, dan menarik wisatawan untuk mengunjungi dan mempelajari nilai sejarah dan arkeologi Gua Desa Vanh.
Secara khusus, wilayah ini berfokus pada pemanfaatan nilai situs arkeologi Gua Batu Desa Vành secara efektif bersamaan dengan pengembangan ekowisata di sekitar Waduk Cánh Tạng. Hal ini dianggap sebagai arah penting untuk menciptakan momentum bagi pengembangan pariwisata dan jasa, serta berkontribusi pada transformasi ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Dengan lanskap alamnya yang masih alami, identitas budaya Muong yang khas, dan nilai arkeologis yang unik, Gua Desa Vành diharapkan menjadi destinasi menarik dalam perjalanan eksplorasi budaya dan ekologi bagi wisatawan yang mengunjungi kawasan Danau Cánh Tạng.
Menurut Bui Van Thien, Sekretaris Komite Partai Komune Yen Phu: “Gua gua di desa Vanh merupakan warisan berharga bukan hanya bagi daerah setempat tetapi juga bagi bangsa. Komune selalu menganggap perlindungan dan pelestarian kondisi asli peninggalan tersebut sebagai tugas penting. Kami memperkuat propaganda untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam melindungi warisan tersebut, dan pada saat yang sama berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengusulkan investasi dalam infrastruktur dan mempromosikan nilai peninggalan tersebut bersamaan dengan pengembangan pariwisata masyarakat.”
Selain nilai arkeologisnya yang luar biasa, gua batu Desa Vành juga mewujudkan kedalaman budaya masyarakat Muong di provinsi Hoa Binh. Lapisan sedimen yang terawetkan di permukaan batu, artefak batu yang sederhana, dan jejak perapian kuno menceritakan kisah tentang kelangsungan hidup dan kerja keras penduduk prasejarah di tanah ini.

Selama ribuan tahun, cangkang kerang yang terawetkan di tebing-tebing tersebut menjadi bukti peninggalan arkeologis.
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, pelestarian Gubuk Batu Desa Vành bukan hanya tentang melestarikan situs arkeologi, tetapi juga tentang menjaga kenangan budaya dan melestarikan jiwa tanah air. Mulai dari kesadaran masyarakat hingga keterlibatan pemerintah daerah, semuanya berkontribusi untuk memastikan bahwa warisan berusia ribuan tahun ini terus dilindungi dan nilai-nilai sejarah serta budayanya disebarluaskan untuk hari ini dan esok.
Dinh Thang
Sumber: https://baophutho.vn/luu-giu-mai-da-lang-vanh-255137.htm








Komentar (0)