Berbicara kepada wartawan pada sore hari tanggal 26 Juli, Bapak Ta Huu Hung, Direktur PLTA Ban Ve, mengatakan bahwa ketinggian air di waduk terus menurun dari hari ke hari. Saat ini, debit air telah mencapai 1.100 m³ /detik, terendah sejak banjir.
Menanggapi perkembangan ini, pabrik telah mengurangi debit air menjadi 1.000 m³/detik melalui 6 pintu air, yang kira-kira setara dengan jumlah air yang mengalir ke danau. Saat ini, ketinggian air danau berada pada 200 m.
.jpg)
Bapak Hung mengatakan bahwa operasi ini dilakukan sesuai dengan prosedur operasi antar-waduk. Dari 35 stasiun di sepanjang DAS, hanya 1-2 stasiun yang mencatat hujan, cuaca stabil, dan seluruh sistem terkendali. Diperkirakan jika debit air ke waduk terus menurun dalam beberapa hari mendatang, instalasi akan terus menyesuaikan debitnya.
Pembangkit Listrik Tenaga Air Ban Ve terus memantau kondisi cuaca dan hidrologi secara ketat untuk operasi yang tepat, memastikan dua tujuan: keselamatan proyek dan keselamatan masyarakat.
Bahkan, di kecamatan-kecamatan seperti Tuong Duong dan Con Cuong—yang terdampak langsung banjir dalam beberapa hari terakhir—ketinggian air di sungai, anak sungai, dan permukiman telah berangsur surut sejak sore hari tanggal 23 Juli. Pemerintah dan masyarakat kini berfokus pada penanggulangan dampak banjir, perbaikan rumah, dan pemulihan produksi.
.jpg)
Sebelumnya, pada pukul 21.00 tanggal 22 Juli, PLTA Ban Ve mencatat debit puncak air ke danau hampir 9.543 m³/detik—kira-kira ambang batas uji keamanan banjir sebesar 10.500 m³/detik, setara dengan frekuensi banjir ekstrem sebesar 0,02%. Ini merupakan debit air terbesar yang pernah tercatat ke danau.
Sumber: https://baonghean.vn/luu-luong-nuoc-ve-ho-thuy-dien-ban-ve-tiep-tuc-giam-nha-may-dieu-tieu-giam-lu-cho-ha-du-10303261.html
Komentar (0)