MU mengalami kekalahan kandang terbanyak sepanjang sejarah setelah lebih dari 130 tahun
Kekalahan mengejutkan MU 0-2 dari Crystal Palace di Old Trafford pada malam 2 Februari merupakan kekalahan ketujuh mereka dalam 13 pertandingan kandang di Liga Primer musim ini, kekalahan terbanyak di fase yang sama sejak musim 1893-1894 (juga kalah 7 pertandingan). "Ini mimpi buruk!" ungkap agensi statistik Opta.
Pelatih Amorim kecewa dengan penurunan MU
Sedangkan untuk Pelatih Amorim, pelatih ini telah mengalami kekalahan ke-8 bersama MU di semua ajang setelah hanya 19 pertandingan. Ia juga meraih 8 kemenangan dan 3 hasil imbang, dengan rasio kemenangan hanya 42,11%, jauh lebih rendah dibandingkan periode ketika ia memimpin Sporting CP Club dengan 71%.
Kemunduran MU belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti, meskipun pelatih Amorim telah berupaya keras untuk mengubah keadaan. MU baru saja merekrut dua pemain baru, Ayden Heaven dari Arsenal dan Patrick Dorgu dari Lecce, tetapi mereka juga melepas striker Marcus Rashford ke Aston Villa dengan status pinjaman.
MU belum menunjukkan kekuatan baru meskipun baru meraih 3 kemenangan beruntun di 2 ajang, terutama di Liga Europa, sehingga lolos lebih awal ke babak 16 besar. Namun di Liga Primer, posisi mereka masih tertahan di peringkat ke-13. Setelah kemenangan 1-0 atas Fulham, mereka diperkirakan akan memperbaiki posisi, tetapi kekalahan mengejutkan dari Crystal Palace membuat mereka kembali ke peringkat ke-13 dengan 29 poin setelah 24 pertandingan. Situasi ini masih belum jelas bagi pelatih Amorim.
Sementara itu, Man City dan pelatih Pep Guardiola juga mengalami hari buruk ketika mereka kalah 1-5 dari rival Arsenal di Stadion Emirates.
Ini adalah kekalahan telak lainnya bagi pelatih ternama ini di musim 2024-2025. "Man City" saat ini tertinggal 15 poin dari Liverpool di puncak klasemen Liga Primer, dengan peluang tipis untuk mempertahankan gelar juara.
Man City dan pelatih Pep Guardiola mengalami hari pertandingan yang buruk
Kekalahan telak dari Arsenal membuat Man City kini telah kebobolan empat gol atau lebih dalam empat pertandingan terpisah musim ini, terbanyak dalam satu musim selama karier Pep Guardiola di Barcelona, Bayern Munich, dan Man City, menurut firma statistik Opta.
Sebelumnya, Man City kalah 1-4 dari Sporting CP di babak penyisihan grup Liga Champions, kalah 0-4 dari Tottenham di kandang sendiri, kalah 2-4 dari PSG dan kini menderita kekalahan telak melawan Arsenal.
Man City kini telah kalah tujuh kali di musim 2024-25, hanya terpaut dua pertandingan dari rekor terburuk Pep Guardiola dalam satu musim. Di musim 2019-20, kubu Manchester Biru kalah sembilan kali, rekor terburuk di bawah pelatih asal Spanyol tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/mu-va-man-city-cung-thua-dam-hlv-pep-guardiola-va-amorim-nin-lang-185250203073011895.htm
Komentar (0)