Pada tanggal 25 Mei, Kementerian Kebudayaan Meksiko mengumumkan serangkaian kegiatan dan program sosial untuk mendukung Piala Dunia FIFA 2026, terutama rencana untuk meningkatkan keamanan dan membuka museum baru di situs arkeologi Teotihuacán untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari wisatawan domestik dan internasional.
Institut Nasional Antropologi dan Sejarah Meksiko (INAH) mengatakan bahwa jumlah pengunjung ke situs arkeologi Teotihuacán diperkirakan akan meningkat sekitar 35% selama Piala Dunia, menjadikannya salah satu destinasi wisata paling populer di negara tersebut.
Untuk menjamin keamanan, pihak berwenang Kota Meksiko telah memasang tujuh gerbang keamanan di lima pintu masuk ke situs arkeologi dan meningkatkan pengerahan pasukan Garda Nasional menyusul penembakan sebulan lalu yang menewaskan seorang turis Kanada.
Antonio Huitrón, koordinator pengembangan kelembagaan nasional INAH, mengatakan bahwa pasukan keamanan INAH tetap berjumlah sama seperti sebelumnya, sementara Garda Nasional telah secara signifikan meningkatkan jumlah personelnya.
Selain langkah-langkah keamanan, Meksiko juga bersiap untuk membuka "Museum Warisan Gemilang Grandeza Teotihuacana" di dalam kompleks arkeologi Teotihuacana. Ini akan menjadi ruang pameran ketiga di situs Teotihuacana, bersama dengan Museum Budaya Teotihuacana dan Museum Mural Teotihuacana, yang keduanya baru-baru ini dipugar oleh pemerintah .
Menurut Kementerian Kebudayaan Meksiko, negara Amerika Latin tersebut telah menginvestasikan lebih dari 37 juta peso, setara dengan sekitar 2,1 juta dolar AS, untuk renovasi komprehensif sistem pintu masuk, museum, dan papan petunjuk di situs arkeologi Teotihuacán.
Selain itu, program sosial yang mendukung Piala Dunia memiliki total investasi lebih dari 398 juta peso (sekitar 23 juta USD), yang berfokus pada pelestarian warisan budaya dan pengembangan kegiatan pariwisata di seluruh negeri. Dalam kerangka program ini, Meksiko telah melakukan restorasi 46 situs arkeologi, 15 museum, dan 12 stadion sepak bola tradisional.
Banyak situs budaya penting, seperti Museum Antropologi Nasional, Museum Templo Mayor, dan Istana Seni Rupa, juga ditingkatkan menjelang Piala Dunia.
Selain itu, pemerintah Meksiko akan menyelenggarakan 281 acara budaya di 11 negara bagian, dengan 170 acara berlangsung di Kota Meksiko saja, kota tuan rumah pertandingan pembukaan Piala Dunia, yang dimulai pada 4 Juni.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Institut Nasional Seni Rupa dan Sastra Meksiko (INBAL) meliputi pameran seni, pertunjukan teater, malam museum, dan tur seni mural Meksiko yang menampilkan karya-karya seniman ternama seperti Diego Rivera, David Alfaro Siqueiros, dan Rufino Tamayo.
Selain itu, Meksiko juga akan membuka Museum Tekstil yang memamerkan tekstil dari komunitas adat dan Afrika Meksiko untuk mempromosikan seni tenun tradisional negara tersebut.
Program sosial untuk Piala Dunia, yang diumumkan oleh Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mulai tahun 2025, bertujuan untuk mengubah Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan untuk mempromosikan warisan budaya dan meninggalkan "warisan olahraga " yang abadi bagi negara tersebut.
Sesuai rencana, Meksiko akan menjadi tuan rumah 13 pertandingan di Piala Dunia 2026, yang berlangsung dari 11 Juni hingga 5 Juli, dan diperkirakan akan menyambut lebih dari 5,5 juta wisatawan.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/mexico-mo-them-bao-tang-and-siet-chat-an-ninh-phuc-vu-world-cup-post1112659.vnp








Komentar (0)