• Sebanyak 28 unit berpartisipasi dalam kompetisi "Nasi Lezat Delta Mekong" pertama pada tahun 2026.
  • Pesan produksi ramah lingkungan dari kompetisi "Nasi Lezat Delta Mekong".
  • Hasil Kompetisi Nasi Lezat Delta Mekong 2026

Kompetisi tersebut diakhiri dengan banyak penampilan mengesankan dari tim-tim peserta, yang dengan terampil dan kreatif menyiapkan berbagai hidangan menarik dan lezat menggunakan nasi sebagai bahan utama.

Ibu Le Thi Ngoc Linh, Ketua Persatuan Wanita Provinsi, menyerahkan bendera kenang-kenangan kepada tim-tim peserta kompetisi.

Ibu Nguyen Thi Ngoc Thuy, Wakil Ketua Persatuan Wanita Provinsi dan Ketua Panitia Penyelenggara kompetisi, menilai: "Kompetisi ini telah mencapai tujuannya untuk menampilkan dan mempromosikan hidangan lezat yang terbuat dari beras. Dengan keterampilan mereka, tim-tim tersebut menyajikan banyak hidangan lezat dengan cita rasa berbeda yang terbuat dari beras lokal, beserta dekorasi yang teliti dan halus."

Tim-tim peserta berinvestasi dengan cermat pada kostum mereka, menambah semarak kompetisi.

Delapan tim dari berbagai daerah di provinsi tersebut berpartisipasi dalam kompetisi ini. Setiap dapur merupakan ruang kreatif yang unik, di mana bahan yang familiar, yaitu beras, diberi "tampilan baru" oleh tangan terampil para wanita. Dari hidangan tradisional dengan cita rasa yang kaya hingga variasi modern, semuanya menciptakan permadani kuliner yang penuh warna, menarik baik dari segi penampilan maupun rasa.

Setiap tim berpartisipasi dalam tiga bagian kompetisi: mendemonstrasikan keterampilan memasak; memamerkan hidangan; dan memberikan presentasi atau berbagi cerita kuliner tentang hidangan yang mereka ikutkan.

Selain berfokus pada teknik memasak, tim-tim yang berkompetisi juga mencurahkan banyak upaya pada presentasi, menjelaskan ide-ide mereka, dan menyampaikan pesan tentang nilai budaya, nutrisi, dan potensi beras. Setiap hidangan menceritakan sebuah kisah, setiap karya merupakan mahakarya kreatif, yang menunjukkan ikatan kuat antara perempuan dan beras dari tanah air mereka.