DNO - Pada hari-hari menjelang Tet, selain berbelanja secara tradisional, banyak orang juga berbelanja Tet secara online karena alasan kenyamanan, penghematan biaya dan waktu, serta menghindari keramaian.
Banyak orang memilih berbelanja online karena kemudahannya. Foto: THANH NHAN |
Permintaan tinggi
Sibuk bekerja di akhir tahun, banyak orang mulai membeli kebutuhan rumah tangga, kue, dan pakaian untuk keluarga mereka dengan berbelanja daring. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, alih-alih repot membawa banyak barang, Ibu Dang Thanh Hoa (yang tinggal di Distrik Thuan Phuoc, Distrik Hai Chau) dapat berbelanja langsung dari rumah dengan berbelanja daring.
Ibu Thanh Hoa menyampaikan bahwa karena ia seorang pekerja kantoran, jadwal padatnya di akhir tahun hanya berlangsung hingga mendekati Tet, sehingga ia hampir tidak mempunyai waktu luang untuk pergi berbelanja, sehingga belanja daring menjadi pilihan terbaiknya.
"Setiap tahun, menjelang Tet, saya harus bergegas ke pasar dan supermarket sepulang kerja untuk berbelanja dalam suasana yang ramai, berdesak-desakan untuk membeli barang, kesulitan membawa barang-barang, dan banyak kesulitan yang saya hadapi. Kini, belanja online membantu saya mengatasi masalah-masalah tersebut. Hanya dengan memanfaatkan waktu di rumah dengan proses yang mudah dan cepat, saya bisa membeli kebutuhan pokok untuk keluarga," ujar Ibu Hoa.
Keluarga ini memiliki anak kecil sehingga berbelanja cukup merepotkan. Keluarga Ibu Nguyen Thi Hoai Thuong (Kelurahan Man Thai, Distrik Son Tra) awalnya tidak familiar dengan belanja online, tetapi sekarang mereka mahir dalam hal "menutup pesanan online dan mencari kode diskon secara langsung".
Ibu Thuong berkata: “Sebelum melahirkan, saya terbiasa berbelanja online, mencari toko-toko tepercaya di platform e-commerce agar belanja terasa lebih tenang. Sekarang, menjelang Tet, barang-barang seperti popok, mainan, susu, dan makanan bayi tersedia di platform e-commerce, membantu saya memiliki banyak pilihan produk yang aman untuk bayi saya, dan jika saya tahu cara mencari diskon, harganya bahkan jauh lebih murah daripada di toko.”
Setelah bekerja sebagai kurir selama 3 tahun, Bapak Tran Thanh Sang (Kelurahan Hoa Minh, Distrik Lien Chieu) lebih sibuk di hari-hari menjelang Tet untuk mengantarkan barang kepada pelanggan tepat waktu. “Saya sendiri berusaha keras bekerja keras di hari-hari menjelang Tet untuk mendapatkan penghasilan tambahan agar bisa mengunjungi keluarga selama Tet. Selama hari-hari tersebut, pesanan meningkat 4-5 kali lipat, jadi saya berusaha keras untuk terus mengantarkan barang kepada pelanggan. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pesanan barang selama Tet telah meningkat secara signifikan; pembeli juga semakin menyukai dan mempercayai belanja online.”
Belanja Online Aman
Hanya dengan satu klik, pelanggan dapat dengan mudah memesan produk yang dibutuhkan. Namun, banyak pula kisah menyedihkan tentang "pesan satu barang, terima barang lain" yang membuat banyak konsumen perlu lebih berhati-hati.
Bapak Nguyen Quoc Cuong (Kelurahan Thach Thang, Distrik Hai Chau) berkata: “Beberapa hari yang lalu saya memesan beberapa produk penganan dan selai untuk dicoba sebelum liburan Tet tiba. Selai yang diiklankan di Facebook memiliki gambar yang sangat menarik, tetapi ketika saya menerima barangnya, produk yang dikirim berbeda dari gambar dan tidak dapat digunakan karena sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Saya menghubungi penjual tetapi tidak mendapat tanggapan.”
Meskipun belanja daring sedang berkembang, untuk mendapatkan pengalaman berbelanja yang aman, pembeli juga perlu memperhatikan hal-hal penting.
Berbagi pengalaman berbelanja online, Ibu Nguyen Thi Thao (bertempat tinggal di Kelurahan Hoa Hiep Nam, Kecamatan Lien Chieu) mengatakan: "Saat membeli barang, saya sangat memperhatikan kebijakan tampilan, pengembalian, dan garansi produk; terutama jumlah produk yang terjual serta ulasan pembeli melalui peringkat bintang, komentar, dan gambar... untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan."
Pasar e-commerce di negara kita saat ini sedang dalam tahap perkembangan dengan pertumbuhan tahunan yang sangat tinggi. Seiring dengan itu, aktivitas e-commerce di Kota Da Nang juga sedang berada dalam tahap perkembangan yang pesat dan pertumbuhan yang kuat. Terutama selama Tet, kebutuhan belanja masyarakat meningkat, dan belanja online menjadi pilihan banyak orang. Selain kenyamanan berbelanja online, menjamin hak konsumen dalam berbelanja di platform e-commerce sangatlah penting.
Bapak Pham Ngoc Son, Direktur Departemen Manajemen Pasar Kota, mengatakan bahwa pada tahun 2023, Departemen Manajemen Pasar Kota telah melaksanakan Proyek Anti-Pemalsuan dan Perlindungan Konsumen dalam e-commerce hingga tahun 2025 untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan anti-pemalsuan dan perlindungan konsumen dalam kegiatan e-commerce. Proyek ini sekaligus berkontribusi dalam mendorong pengembangan e-commerce yang berkelanjutan, serta melindungi hak dan kepentingan sah pelaku usaha dan konsumen.
Di samping itu, Dinas Pengelolaan Pasar Kota menyampaikan bahwa ke depannya, guna melindungi hak-hak konsumen pada momen Tahun Baru Imlek 2024, Dinas akan terus memperkuat upaya pemberantasan, pencegahan secara cepat dan penindakan tuntas terhadap praktik-praktik pemanfaatan kegiatan perdagangan elektronik (e-commerce) untuk memperdagangkan barang selundupan, barang terlarang, barang palsu, barang tidak layak konsumsi, barang yang melanggar hak asasi, dan lain sebagainya serta tindak pidana penipuan dalam kegiatan e-commerce.
THANH NHAN
Sumber
Komentar (0)