Berbicara dalam konferensi pers pada 14 Agustus, Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Bapak Vedant Patel, menginformasikan bahwa Rusia menahan seorang warga negara Amerika. Ia mengatakan bahwa pemerintah AS memuji kontribusi Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio terhadap hubungan bilateral.
Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio sebelum pertemuan mereka pada 18 Mei 2023 di Hiroshima, Jepang. (Sumber: Reuters) |
Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada tanggal 14 Agustus bahwa Washington memiliki laporan tentang seorang warga negara Amerika yang ditahan di Rusia dan sedang berupaya untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin.
Berbicara dalam konferensi pers, Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Vedant Patel, menekankan: "Kami mengetahui adanya laporan mengenai warga negara AS lainnya yang ditahan di Rusia dan kami sedang berupaya untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin, berupaya untuk memastikan situasi konsuler, dan melihat apakah akses konsuler memungkinkan."
Menurut saluran Telegram yang memantau aktivitas pengadilan di ibu kota Rusia, Pengadilan Kota Moskow pada tanggal 13 Agustus menjatuhkan hukuman 15 hari penjara kepada warga negara Amerika Joseph Tater karena hooliganisme ringan.
Pada konferensi pers tersebut, Bapak Vedant Patel mengatakan bahwa pemerintah AS memuji kontribusi Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio terhadap kerja sama bilateral antara Washington dan Tokyo di banyak bidang ke "tingkat yang lebih tinggi".
Menanggapi konferensi pers tersebut, Bapak Vedant Patel menyampaikan: "Beliau (Kishida) adalah sahabat karib Amerika Serikat dan kami sangat menghargai kemitraannya yang teguh serta kepemimpinannya yang visioner... Di bawah kepemimpinannya, aliansi Jepang-AS telah dibawa ke tingkat yang lebih tinggi."
Juru bicara Patel juga menyatakan bahwa Washington "sangat bangga" dapat bekerja sama dengan Perdana Menteri Kishida dalam kerangka Kelompok Tujuh (G7) serta dalam isu-isu seputar perang Rusia melawan Ukraina.
Pada tanggal 14 Agustus, Perdana Menteri Kishida tiba-tiba mengumumkan bahwa ia tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai presiden Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa, yang berarti ia tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Perdana Menteri setelah pemungutan suara kepemimpinan bulan depan.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/my-xac-nhan-them-mot-cong-dan-bi-nga-bat-giu-ca-ngoi-thu-tuong-nhat-ban-da-nang-tam-quan-he-song-phuong-282617.html
Komentar (0)