Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

NASA menargetkan 3 target aneh yang dapat mendukung kehidupan ekstraterestrial

Người Lao ĐộngNgười Lao Động02/12/2024

(NLDO) - Ilmuwan Amerika telah membuktikan bahwa tiga "neraka es" yang akan diteliti oleh pesawat antariksa NASA kemungkinan memiliki lautan bawah tanah yang penuh kehidupan.


Penelitian baru dari Institut Geofisika Universitas Texas dan Universitas California Santa Cruz (AS) menunjukkan bahwa tiga dunia dingin bernama Miranda, Ariel, dan Umbriel mungkin memiliki lautan bawah tanah yang hangat dan kehidupan alien.

Miranda, Ariel dan Umbriel adalah tiga bulan es Uranus, yang diberi nama berdasarkan karakter dalam drama karya penulis dan pengarang drama Inggris terkenal William Shakespeare.

NASA nhắm 3 mục tiêu lạ có thể tồn tại sự sống ngoài hành tinh- Ảnh 1.

Uranus dan bulan-bulannya - Foto: BBC SKY AND NIGHT MAGAZINE

Menurut Sci-News, ketika Voyager 2 milik NASA terbang melintasi Uranus pada tahun 1986, wahana itu menangkap gambar buram bulan besar yang tertutup es tersebut.

NASA kini berencana untuk mengirim pesawat antariksa lain ke Uranus, yang diperlengkapi secara khusus untuk melihat apakah bulan-bulan planet jauh itu memiliki lautan air cair.

Uranus sangat jauh dari Matahari, sehingga permukaan dan satelitnya sangat dingin, sehingga sulit untuk ditinggali.

Namun, jika terdapat lautan bawah tanah, lapisan es terluarnya menjadi isolator yang sangat baik. Belum lagi, untuk memiliki air cair, harus ada sumber panas untuk menghangatkan air tersebut, seperti sistem hidrotermal di dasar laut Bumi, tempat kehidupan dapat muncul dan berlindung.

Misi NASA masih dalam tahap perencanaan awal, dan penelitian yang menyediakan data untuk menginformasikan perencanaan sangat dibutuhkan.

Penelitian ini bertujuan menemukan bukti yang mendukung keyakinan terhadap kehidupan ekstraterestial, sekaligus memberikan saran tentang bagaimana wahana antariksa dapat menangkap tanda-tanda kehidupan saat mereka mendekat.

Penelitian baru ini merupakan contoh kasus, di mana para ilmuwan telah membangun model komputer baru yang dapat digunakan untuk mendeteksi lautan di bawah es hanya dengan menggunakan kamera pesawat ruang angkasa.

Model komputer mereka bekerja dengan menganalisis fluktuasi kecil — atau goyangan — dalam rotasi bulan saat mengorbit planet induknya.

Dari sini, jumlah air, es, dan batuan di dalamnya dapat dihitung. Goyangan yang lebih kecil berarti bulan sebagian besar padat, sementara goyangan yang lebih besar berarti permukaan esnya mengapung di atas lautan air cair.

Dikombinasikan dengan data gravitasi, model tersebut menghitung kedalaman laut serta ketebalan lapisan es di atasnya.

Untuk mengetahui apakah teknik yang sama dapat berhasil untuk Uranus, para penulis melakukan perhitungan teoritis pada kelima bulannya untuk menghasilkan serangkaian skenario yang masuk akal.

Dari ketiga bulan tersebut, Miranda, Ariel, dan Umbriel dikatakan memiliki peluang paling besar, berdasarkan data yang tersedia.

Percobaan itu juga menunjukkan bahwa untuk melakukan tugasnya dengan sempurna, wahana antariksa baru itu harus berada jauh lebih dekat daripada Voyager 2 dan atau dilengkapi dengan kamera yang lebih canggih.

Langkah berikutnya adalah memperluas model untuk menyertakan pengukuran menggunakan perangkat modern hipotetis tersebut dan melihat bagaimana hasilnya meningkat.

Penemuan samudra air cair di dalam bulan Uranus akan mengubah pemikiran kita tentang berbagai kemungkinan kehidupan,” kata Dr. Doug Hemingway, ilmuwan planet di Institut Geofisika Universitas Texas.

Sebelumnya, para ilmuwan biasanya mencari kehidupan di atau sekitar planet dalam "zona layak huni Goldilocks" sistem bintang seperti Bumi, Venus, dan Mars.

Tetapi jika Uranus atau bulan-bulannya memiliki peluang untuk mendukung kehidupan, demikian pula planet serupa di sistem bintang lainnya.


[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/nasa-nham-3-muc-tieu-la-co-the-ton-tai-su-song-ngoai-hanh-tinh-196241202113242356.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk