Pendirian kantor bea cukai baru di Kuba akan mempercepat hubungan perdagangan dan investasi antara Rusia dan Amerika Latin. |
Pada Juni 2023, Boris Titov, ketua Dewan Bisnis Rusia-Kuba, menyatakan bahwa Moskow sedang mempelajari kemungkinan membangun jalur perdagangan laut bersama bagi semua negara Amerika Latin guna mengurangi biaya transportasi. Di antaranya, Pelabuhan Mariel, 45 km di sebelah barat ibu kota Kuba, Havana, merupakan salah satu lokasi yang cocok untuk dijadikan pusat logistik.
Gagasan Moskow adalah menciptakan sistem transportasi tunggal yang memungkinkan semua pihak untuk berdagang dan dengan demikian mengurangi biaya transportasi. Barang-barang kemudian dipusatkan di pusat logistik dan perusahaan transportasi lokal bertanggung jawab atas distribusinya.
Perubahan dalam rantai logistik setelah pecahnya konflik di Ukraina telah secara signifikan meningkatkan biaya pengangkutan barang dari Rusia ke Amerika Latin, yang memengaruhi perdagangan bilateral.
Jika sebelumnya biaya pengangkutan barang dari Rusia ke Amerika Latin hanya sekitar 6.000 USD, kini biaya yang harus dikeluarkan bisnis hingga 20.000 USD.
Sekarang banyak negara Amerika Latin yang mencoba memasok barang ke Rusia secara mandiri atau melalui perusahaan logistik, dengan tiga atau empat perhentian, dan pada saat yang sama membeli barang dari Rusia dengan harga tinggi karena biaya transportasi tambahan.
Perdana Menteri Kuba Manuel Marrero Cruz juga mengusulkan agar Uni Ekonomi Eurasia mendirikan kawasan industri di zona ekonomi khusus Mariel untuk memfasilitasi akses investasi Rusia ke pasar Amerika Latin.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)