Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Rusia menghancurkan banyak sistem rudal pertahanan udara Ukraina

VTC NewsVTC News25/12/2023

[iklan_1]

Pada tanggal 25 Desember, Sputnik mengutip pengumuman Kementerian Pertahanan Rusia yang menyatakan bahwa angkatan bersenjata Rusia yang berpartisipasi dalam operasi militer khusus menghancurkan sejumlah sistem rudal permukaan-ke-udara NASAMS (Norwegia) canggih dan sistem pertahanan udara jarak pendek Crotale NG Prancis yang digunakan oleh Ukraina.

Sistem tersebut sedang digunakan di bandara Starokonstantinov di wilayah Khmelnitsky, Ukraina barat, kata pengumuman itu.

Menurut Sputnik, ini adalah pertama kalinya Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan penghancuran sistem Crotale NG dalam pertempuran dan merupakan bukti lebih lanjut bahwa peralatan canggih NATO tidak kebal. Sejak awal konflik, Prancis telah memasok Ukraina dengan dua baterai pertahanan udara Crotale NG.

Sistem pertahanan udara jarak pendek Crotale NG yang disumbangkan Prancis kepada Ukraina. (Foto: Sputnik)

Sistem pertahanan udara jarak pendek Crotale NG yang disumbangkan Prancis kepada Ukraina. (Foto: Sputnik)

Militer Rusia dilaporkan melancarkan serangan terkoordinasi yang melibatkan angkatan udara, pasukan rudal, artileri, dan kendaraan udara nirawak (UAV) dalam serangan di Starokonstantinov. Selain melumpuhkan sistem pertahanan udara, serangan itu juga merusak peralatan pesawat Ukraina, sistem panduan penerbangan, dan depot amunisi di Kanatovo, wilayah Kirovograd, dan Dnieper, wilayah Dnepropetrovsk.

Menurut Sertifikasi Angkatan Darat, dampak serangan Rusia terhadap pertahanan udara Ukraina diperkirakan akan lebih signifikan dibandingkan tahun lalu. Serangan 24 Desember menunjukkan bahwa menghancurkan pertahanan udara musuh akan memungkinkan militer Rusia memperoleh kendali yang lebih besar atas wilayah udara. Selain mengurangi risiko bagi pesawat mereka, hal itu akan meningkatkan kemampuan mereka untuk melakukan operasi udara seperti pengeboman taktis, dukungan udara jarak dekat untuk pasukan darat, dan misi pengintaian.

Sistem rudal Crotale NG Prancis merupakan versi modern dari sistem pertahanan udara Crotale untuk pertahanan udara jarak pendek hingga menengah. Dilengkapi dengan rudal VT1 dengan jangkauan sekitar 11 km, sistem ini diiklankan efektif terhadap pesawat terbang, helikopter, berbagai jenis senjata berpemandu presisi, dan kendaraan udara nir awak (UAV). Sistem ini dapat menyerang target di ketinggian hingga 6.000 m.

Sistem rudal permukaan-ke-udara canggih NASAMS. (Foto: Sputnik)

Sistem rudal permukaan-ke-udara canggih NASAMS. (Foto: Sputnik)

Rudal NASAMS, yang disediakan oleh beberapa negara Eropa untuk Ukraina, menggunakan rudal AIM-120 (AMRAAM), yang juga memiliki misi pertahanan udara jarak pendek hingga menengah dan mampu menyerang target pada jarak hingga 25 km.

Sistem pertahanan udara ini dapat menetralkan ancaman udara pada ketinggian hingga 15.200 m, memberikan cakupan komprehensif terhadap berbagai aset udara termasuk pesawat terbang, drone, dan rudal jelajah.

Fitur unggulan NASAMS lainnya adalah kemampuannya melacak dan menyerang beberapa target secara bersamaan. Kombinasi kemampuan pelacakan beberapa target, jangkauan serangan yang signifikan, dan kemampuan di ketinggian tinggi menjadikan NASAMS sistem pertahanan udara yang tangguh, yang mampu memberikan perlindungan tangguh dalam berbagai skenario pertempuran.

Tra Khanh (Sumber: Sputnik)


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk